Menuju Birokrasi Bersih, Dua Unit Layanan Pemkot Palu Diakui KemenPAN-RB
DK JAKARTA, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kota Palu kembali menorehkan capaian positif dalam upaya reformasi birokrasi. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta UPTD Puskesmas Talise, Pemkot Palu berhasil meraih penghargaan Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, bersama Kepala DPMPTSP Kota Palu, Amiruddin dan Kepala UPTD Puskesmas Talise, Rahmad Massi, pada Rabu (11/02/2026) pagi, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta.
Penyerahan penghargaan berlangsung pada rangkaian kegiatan SAKIP ZI Award 2025 yang mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045”.
Predikat WBK ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan dua unit layanan tersebut dalam membangun Zona Integritas, serta menunjukkan komitmen nyata terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam pelayanan publik di bidang perizinan dan kesehatan.
Capaian tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh Kementerian PAN-RB terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dan pembangunan Zona Integritas, yang mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya PP Nomor 8 Tahun 2006, Perpres Nomor 29 Tahun 2014, serta PermenPAN-RB Nomor 88 dan 90 Tahun 2021.
Melalui evaluasi tersebut, Kementerian PAN-RB menilai sejauh mana instansi pemerintah mampu menerapkan sistem akuntabilitas kinerja dan mencegah praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Keberhasilan DPMPTSP dan UPTD Puskesmas Talise ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kualitas layanan publik di Kota Palu, serta memperkuat posisi pemerintah daerah dalam agenda nasional reformasi birokrasi.
Pemerintah Kota Palu diharapkan dapat mempertahankan capaian tersebut, sekaligus terus mendorong inovasi dan peningkatan mutu pelayanan publik agar manfaatnya semakin dirasakan langsung oleh masyarakat. (***)
