Hilirisasi Kelapa Jadi Fokus Pemkab Parigi Moutong untuk Tingkatkan Nilai Tambah
- By REDAKSI --
- Tuesday, 10 Feb, 2026
PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong penguatan hilirisasi komoditas kelapa sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Hilirisasi Kelapa Dalam dan Optimalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Selasa, (10/2/2026) pukul 15.00 WITA.
Rapat ini membahas strategi optimalisasi peran SIKIM agar mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani kelapa di Parigi Moutong, tidak hanya sebagai penyedia bahan baku, tetapi sebagai bagian dari rantai industri yang berkelanjutan.
Dalam arahannya, Sekda Zulfinasran menegaskan bahwa SIKIM diharapkan dapat menyerap seluruh bagian kelapa, mulai dari buah, sabut, tempurung hingga air kelapa. Menurutnya, pola tersebut penting agar nilai tambah dari industri kelapa tidak terpusat pada sektor pengolahan semata, tetapi juga dinikmati oleh petani.
"Kalau memungkinkan, SIKIM membeli langsung sabut, tempurung, dan air kelapa. Dengan begitu, manfaat ekonomi bisa dirasakan secara nyata oleh petani kelapa," ujar Zulfinasran.
Selain aspek bahan baku, Sekda juga menekankan pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam operasional SIKIM. Dari total kebutuhan tenaga kerja yang diperkirakan mencapai 100 hingga 150 orang, sekitar 90 persen diharapkan berasal dari masyarakat lokal, sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam forum tersebut turut dibahas proyeksi kebutuhan bahan baku SIKIM yang diperkirakan mencapai sekitar 70 ribu butir kelapa per hari. Untuk memastikan keberlanjutan pasokan, Sekda meminta perangkat daerah terkait melakukan pendataan rinci mengenai kapasitas produksi kelapa petani per hari, termasuk perkembangan harga kelapa di tingkat pasar.
Langkah ini diharapkan menjadi dasar perencanaan yang matang dalam pengoperasian SIKIM, sekaligus memperkuat ekosistem hilirisasi kelapa yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah. (IKP)
