DKS Bangun Kolaborasi Seni dan Budaya Lewat Silaturahmi Seniman di Sigi

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Dewan Kesenian Sigi (DKS) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan Bincang Seni serta Gelar Karya Seniman di Kabupaten Sigi. Bertempat di Gedung Kesenian RTH Taiganja Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Selasa sore, (10/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan para pelaku seni untuk berdiskusi, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat jejaring komunitas seni di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Sigi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Kesenian Sigi tersebut menghadirkan berbagai komunitas dan pegiat seni dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Kabupaten Donggala. Momentum ini dimanfaatkan sebagai wadah membangun kolaborasi antar seniman sekaligus mendorong perkembangan seni dan budaya daerah.

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Desa Kotapulu Jumadi yang juga Dewan Pembina Dewan Kesenian Sigi, Camat Tanambulava Ais Mangala, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, perwakilan Dewan Kesenian Rakyat Sulawesi Tengah, Direktur Komunitas Lobo, serta organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Sigi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan karya seni dari komunitas dan seniman lokal, diskusi kebudayaan, serta dialog kreatif antar pelaku seni. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir ide-ide baru dan kerja sama lintas komunitas guna memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kabupaten Sigi.

Kepala Desa Kota Pulu, Jumadi, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai ruang pertemuan seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan seni dan budaya di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, para seniman bisa saling berbagi gagasan dan memperkuat kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan sebagai ruang ekspresi sekaligus pengembangan kreativitas bagi seniman daerah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Granat Kabupaten Sigi, Fadlu Rahman Intjenae. Ia menilai aktivitas seni dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

"Seni dan kreativitas adalah ruang yang sehat bagi anak muda. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang kreatif dan bebas dari Narkoba," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tanambulava, Suaib, menilai kegiatan bincang seni dan gelar karya tersebut menjadi langkah positif dalam menumbuhkan semangat kolaborasi antar komunitas seni.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah diskusi dan pengembangan ide kreatif. Pemerintah tentu mendukung kegiatan yang dapat memperkuat identitas budaya daerah," katanya.

Dukungan juga disampaikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi yang menilai potensi seni dan budaya daerah dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata.

"Potensi seni dan budaya di Kabupaten Sigi sangat besar. Kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana promosi sekaligus penguatan ekosistem kreatif yang pada akhirnya mendukung pengembangan pariwisata daerah," jelas Kabid Pariwisata Sigi, Muhamad Din Larisa.

Ketua Dewan Kesenian Sigi, Akbar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang ekspresi bagi para seniman serta menjaga keberlanjutan seni dan budaya lokal.

"Kami ingin menghadirkan ruang bagi para seniman untuk berkarya, berdiskusi, dan membangun jaringan yang lebih luas. Harapannya seni dan budaya di Kabupaten Sigi terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah," ujarnya.

Di akhir kegiatan, para perwakilan organisasi kepemudaan, komunitas seni, serta unsur pemerintah yang hadir menyatakan komitmen untuk terus berkolaborasi dalam membangun Kabupaten Sigi melalui penguatan sektor seni dan budaya.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat mendukung visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pengembangan pariwisata budaya, pariwisata alam, dan agrowisata di Kabupaten Sigi.

Para peserta berharap sinergi antara pemerintah daerah, komunitas seni, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga potensi seni, budaya, dan pariwisata Sigi semakin berkembang serta dikenal lebih luas. (***)


Comment As:

Comment (0)