Libatkan Perempuan Hingga Tingkat RT, TP-PKK Palu Genjot Program Prioritas Daerah

Ketua TP-PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P. (Foto: Imron Prokopim)

PALU, SARARAMEDIA.ID - Upaya memperkuat kolaborasi lintas wilayah dalam mendukung percepatan pembangunan terus dilakukan Pemerintah Kota Palu. Salah satunya melalui penguatan koordinasi antara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu dengan jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang dipimpin Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita, bersama seluruh camat dan lurah se-Kota Palu di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa pagi, (25/8/2026) pukul 07.30 wita.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan guna mendukung efektivitas pelaksanaan program pembangunan di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Dalam arahannya, Diah menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat dan lurah yang hadir. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan daerah.

"Pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat, terbuka, dan efektif antara TP-PKK dengan pemerintah kecamatan maupun kelurahan," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Kota Palu juga mendorong agar pemerintah kelurahan memfasilitasi pertemuan langsung dengan para istri Ketua RT maupun Ketua RT perempuan di masing-masing wilayah. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat keterlibatan perempuan dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Menurut Diah, perempuan memiliki kekuatan sosial yang besar dan peran strategis dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, keterlibatan mereka diyakini mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah, termasuk upaya penanganan stunting dan pembangunan sektor lainnya.

"Perempuan memiliki pengaruh yang kuat di lingkungan keluarga dan masyarakat. Karena itu, pelibatan mereka sangat penting dalam mendukung percepatan berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Palu," katanya.

Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan yang selama ini menjadi pilar utama dalam pembinaan keluarga dan lingkungan sosial.

Lebih lanjut, Diah menegaskan bahwa peningkatan kapasitas perempuan harus terus didorong melalui kolaborasi antara pemerintah, TP-PKK, masyarakat, komunitas, hingga sektor dunia usaha. Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, hingga pembangunan masyarakat.

"Tujuan kita sama, yaitu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor agar Kota Palu semakin maju. Karena itu, peningkatan peran dan kapasitas perempuan menjadi perhatian penting yang harus terus diperkuat," jelasnya.

Selain penyampaian arahan, forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara TP-PKK Kota Palu dengan para camat dan lurah. Berbagai kondisi lapangan, tantangan pelayanan masyarakat, serta gagasan pembangunan di masing-masing wilayah turut menjadi bahan diskusi dalam pertemuan tersebut.

Melalui forum koordinasi ini, TP-PKK Kota Palu berharap terbangun kesamaan persepsi dan langkah bersama dalam mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menutup pertemuan, Diah mengajak seluruh jajaran pemerintah wilayah untuk terus menjaga komunikasi dan kekompakan dalam bekerja demi kemajuan Kota Palu.

"Jika komunikasi berjalan dengan baik, maka kita bisa bekerja lebih kompak sebagai satu keluarga besar. Tujuan kita sama, yakni menjadikan Kota Palu semakin maju, nyaman, sejahtera, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat". pungkasnya. (***)


Comment As:

Comment (0)