Seluruh OPD Wajib Jadikan Program BERANI sebagai Acuan Kerja
- By REDAKSI --
- Friday, 17 Jul, 2026
MOROWALI, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat sinkronisasi pembangunan daerah melalui implementasi sembilan Program BERANI yang menjadi agenda prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2025-2030. Program tersebut ditegaskan sebagai arah kebijakan sekaligus pedoman kerja seluruh perangkat daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, energi, digitalisasi, hingga tata kelola pemerintahan.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis siang, (16/7/2026).
Rapat koordinasi yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus memastikan implementasi program prioritas pemerintah provinsi berjalan efektif hingga ke tingkat satuan pendidikan dan perangkat daerah di wilayah Morowali dan Morowali Utara.
Dalam arahannya, Anwar Hafid menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah provinsi semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten/kota, kepala sekolah, serta jajaran perangkat daerah.
Menurutnya, pemerintah memiliki mandat untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
"Kita memiliki tanggung jawab bersama membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang layak, infrastruktur yang memadai, serta dukungan bagi sektor pertanian, perikanan, dan sosial," tegas Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Anwar Hafid menjelaskan bahwa sembilan Program BERANI merupakan hasil dari berbagai aspirasi yang dihimpun langsung dari masyarakat Sulawesi Tengah. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta menjadikan program tersebut sebagai acuan utama dalam menyusun kebijakan dan program kerja.
Di sektor pendidikan melalui BERANI Cerdas, Gubernur menegaskan bahwa program sekolah gratis dan pemberian beasiswa bukanlah tujuan akhir. Ia meminta seluruh kepala sekolah berperan aktif memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus pendidikan akibat kendala ekonomi.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan pembiayaan pendidikan sehingga seluruh anak Sulawesi Tengah memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi fokus melalui BERANI Sehat. Program ini dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan bagi masyarakat terhadap berbagai layanan kesehatan yang belum terakomodasi dalam skema pembiayaan reguler.
Gubernur menjelaskan bahwa sejumlah kebutuhan pelayanan kesehatan seperti biaya visum, korban kecelakaan tunggal, maupun kasus tertentu yang belum dijamin BPJS Kesehatan akan mendapat dukungan melalui program tersebut.
"Prinsipnya, masyarakat cukup menunjukkan KTP Sulawesi Tengah untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Pada sektor infrastruktur, melalui BERANI Lancar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen mempercepat pembangunan konektivitas antardaerah guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya pemahaman masyarakat terkait kewenangan pembangunan jalan yang terbagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian aspirasi pembangunan.
Sementara di bidang pertanian, program BERANI Panen Raya terus diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan pendapatan petani sebagai salah satu kelompok ekonomi strategis di Sulawesi Tengah.
Di sektor energi melalui BERANI Menyala, Anwar Hafid mengungkapkan bahwa pemerintah masih menghadapi tantangan pemerataan akses listrik di sejumlah wilayah terpencil. Berdasarkan data pemerintah provinsi, masih terdapat puluhan desa di Sulawesi Tengah yang belum menikmati layanan listrik secara optimal, termasuk delapan desa yang berada di Kabupaten Morowali.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait guna mempercepat perluasan jaringan listrik hingga menjangkau seluruh desa.
Transformasi digital juga menjadi perhatian serius melalui program BERANI Berdering. Gubernur mengungkapkan masih terdapat ratusan desa yang belum memiliki akses internet memadai, sehingga berdampak pada pelayanan publik dan proses pembelajaran.
Sebagai langkah konkret, pemerintah menargetkan pemasangan sekitar 160 perangkat internet satelit pada tahun ini, dengan prioritas utama sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menaruh perhatian terhadap pembangunan karakter masyarakat melalui BERANI Berkah. Program ini mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari pembentukan generasi yang berakhlak dan berintegritas.
Sedangkan melalui BERANI Berintegritas, Gubernur menegaskan pentingnya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara menjaga integritas serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Dalam forum tersebut, Anwar Hafid menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program prioritas tidak hanya diukur dari capaian administrasi, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan bekerja secara terukur demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera.
"Mari kita jadikan Program BERANI sebagai semangat bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Sulawesi Tengah". pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Morowali dan Morowali Utara, kepala UPTD, koordinator lapangan cabang dinas, serta kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Morowali dan Morowali Utara. (***)
