SIGI, – Sebanyak 80 peserta dari tujuh klub ambil bagian dalam Lomba Menembak Air Rifle Antarklub se-Kabupaten Sigi memperebutkan Piala Henri Kusuma Muhidin Cup. Kejuaraan yang mempertandingkan empat kelas tersebut resmi dibuka di Kelapa Gading Sport Centre Sigi, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Jumat (6/11/2026) sore.
Pembukaan kegiatan dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi, Nuim Hayat, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sigi, Aspar Lapondo, Ketua Pengprov Perbakin Sulawesin Tengah, Sarifudin A. Darmansyah, Ketua Pengkab Perbakin Sigi, Jamaludin L. Nusu, serta jajaran pengurus olahraga dan para atlet peserta.
Mewakili Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, Nuim Hayat menyampaikan apresiasi kepada Pengkab Perbakin Sigi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Sigi yang belum dapat menghadiri kegiatan karena sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.
Menurut Nuim, kejuaraan menembak tidak sekedar menjadi ajang mengukur kemampuan dan ketepatan atlet dalam membidik sasaran. Olahraga ini juga mengajarkan konsentrasi, ketenangan, pengendalian diri, serta kedisiplinan dalam mengambil keputusan.
“Menembak mengajarkan kita menjaga pikiran, konsentrasi, dan keteguhan hati sebelum mengambil tindakan. Tidak boleh terburu-buru. Semua harus melalui pertimbangan yang matang,” ujarnya.
Nuim secara khusus mengingatkan seluruh peserta agar tidak mengabaikan prosedur keselamatan selama kegiatan berlangsung. Menurut dia, penggunaan senjata harus mengikuti aturan dan tidak boleh dijadikan bahan permainan.
Ia menegaskan, keselamatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan setiap atlet, baik ketika memegang maupun menggunakan senjata.
“Jaga sportivitas, junjung tinggi kejujuran dan persaudaraan. Yang paling penting, perhatikan keselamatan. Jangan pernah bermain-main dengan senjata atau mengarahkannya sembarangan,” tegasnya.
Nuim berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang mempererat silaturahmi antarklub sekaligus mendorong perkembangan olahraga menembak di Kabupaten Sigi.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sigi, Aspar Lapondo, menyoroti persiapan kontingen Kabupaten Sigi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah di Morowali.
Dalam sambutannya, Aspar mengungkapkan bahwa KONI Sigi tengah mengupayakan pemenuhan berbagai kebutuhan atlet, mulai dari perlengkapan pertandingan, pakaian, transportasi, konsumsi hingga tempat menginap.
Ia menyebutkan, dukungan tersebut juga diberikan kepada tujuh cabang olahraga yang sebelumnya harus mengelola kebutuhan secara mandiri.
“Kalau sebelumnya ada cabang olahraga yang berjuang sendiri, sekarang kami berupaya agar kebutuhan atlet bisa ditanggung. Mulai dari perlengkapan, pakaian, uang makan, transportasi sampai penginapan, tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelasnya.
Namun, Aspar mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus segera diselesaikan menjelang keberangkatan kontingen. Salah satunya pengadaan peralatan pertandingan bagi 12 cabang olahraga yang membutuhkan perlengkapan khusus.
Ia meminta masing-masing cabang olahraga segera menyampaikan daftar kebutuhan agar pengadaan bisa dipercepat. Skema pembelian juga tengah diupayakan agar perlengkapan dapat tersedia sebelum pertandingan dimulai.
Selain persoalan perlengkapan, Aspar mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga dan pelatih agar tidak menunda penyerahan dokumen administrasi atlet.
Dokumen asli, seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, dan persyaratan lainnya, harus dipastikan lengkap dan sesuai dengan berkas yang telah diunggah melalui aplikasi.
Menurutnya, kelengkapan dokumen menjadi salah satu syarat penting dalam proses pemeriksaan dan pengesahan atlet sebelum bertanding. Atlet yang tidak memenuhi persyaratan berisiko tidak dapat mengikuti pertandingan.
“Jangan sampai atlet sudah mempersiapkan diri untuk bertanding, tetapi akhirnya tidak bisa turun karena persoalan administrasi. Kami minta pelatih dan pengurus segera melengkapi semua dokumen. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Aspar.
Di kesempatan yang sama, Ketua Pengkab Perbakin Sigi, Jamaludin L. Nusu, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sigi dan KONI atas dukungan terhadap perkembangan olahraga menembak.
Ia menilai dukungan pemerintah menjadi dorongan penting bagi pembinaan atlet, terutama dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
Jamaludin juga optimistis atlet-atlet Sigi mampu memberikan hasil terbaik pada Porprov mendatang. Ia menyebut sejumlah atlet telah menunjukkan kemampuan dengan meraih medali pada kejuaraan sebelumnya.
“Kami optimistis, dengan dukungan dan persiapan yang terus dilakukan, atlet Sigi bisa meraih medali emas. Harapan kami, mereka berangkat sebagai atlet yang mendapat perhatian dan dukungan penuh, lalu pulang membawa prestasi untuk daerah,” ujarnya.
Melalui kejuaraan Piala Henri Kusuma Muhidin Cup, Perbakin Sigi diharapkan semakin aktif membangun pembinaan atlet sekaligus memperluas partisipasi klub menembak di Kabupaten Sigi. (*)
