Anwar Hafid Yakin Sekolah Rakyat Lahirkan Tadulako Masa Depan

PALU, SARARAMEDIA.ID – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menaruh harapan besar pada Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso. Sekolah ini diproyeksikan menjadi tempat lahirnya generasi unggul yang kelak mampu memimpin dan membawa Sulawesi Tengah lebih maju.

Harapan itu disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri syukuran peletakan batu pertama pembangunan gedung SR Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso, Minggu (8/11/2026).

Menurut Anwar, Sekolah Rakyat tidak sekedar menyediakan fasilitas pendidikan, tetapi juga membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui sekolah ini, keterbatasan ekonomi orang tua diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi anak untuk menggapai cita-cita.

“Jangan pernah berpikir karena berasal dari keluarga tidak mampu, kalian tidak bisa menjadi orang hebat,” kata Anwar menyemangati para siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto menghadirkan program Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Anwar meyakini model pembelajaran dan kurikulum yang diterapkan di sekolah tersebut dapat menjadi bekal penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.

“Gedung yang kita bangun ini suatu saat bisa rusak, tetapi ilmu yang dibangun di dalam gedung ini tidak akan pernah mati,” ujarnya.

Komitmen pemerintah provinsi, lanjut Anwar, tidak berhenti pada pendidikan tingkat sekolah. Melalui program beasiswa BERANI Cerdas, pemerintah daerah siap membiayai lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, termasuk di luar negeri.

“Kalau perlu sampai ke luar negeri, saya biayai. Kita ingin Sulawesi Tengah maju dengan ilmu,” tegasnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada siswa yang bercita-cita menjadi dokter. Anwar meminta agar mereka mendapatkan bimbingan dan persiapan sejak dini untuk menghadapi seleksi masuk fakultas kedokteran.

Hal itu sejalan dengan program pemerintah provinsi yang menargetkan pencetakan 1.000 dokter setiap tahun untuk mendukung program BERANI Sehat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dokter Reny A. Lamadjido, Anggota DPRD Sulteng, Hidayat Pakamundi, Plt. Kepala Dinas Sosial, Kiki Rezqi Ramdaniasari, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup provinsi, kepala satuan kerja kementerian/lembaga, Kepala SR Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso, serta mitra terkait. (*)