Sarana Olahraga Terus Bertambah, Sigi Bidik Status Tuan Rumah Porprov
- By REDAKSI --
- Sunday, 19 Jul, 2026
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Sigi terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun sektor olahraga sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan prestasi daerah. Seiring bertambahnya fasilitas olahraga serta dukungan pembangunan infrastruktur strategis, Kabupaten Sigi kini mulai mempersiapkan diri untuk mengambil peran lebih besar dalam penyelenggaraan event olahraga tingkat provinsi.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, saat menghadiri pelantikan Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi masa bakti 2026-2030 yang dirangkaikan dengan penutupan Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026 di Gedung Kesenian RTH Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Minggu sore, (19/7/2026) waktu setempat.
Dalam forum yang turut dihadiri Ketua Harian FORKI Sulawesi Tengah, Abdul Rosyid, Ketua Umum FORKI Kabupaten Sigi, Mayor Inf. Tarno, Kapolres Sigi, AKBP. Kari Amsah Ritonga, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sigi, Resky Andri Ananda, Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar Tjeho, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sigi, Ma’mun Maragau, serta para pengurus, pelatih, official, dan atlet karate, Rizal menyatakan kesiapan Kabupaten Sigi apabila diberi kepercayaan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah pada masa mendatang.
Menurutnya, kesiapan tersebut bukan tanpa alasan. Selain memiliki dukungan sumber daya olahraga yang terus berkembang, Kabupaten Sigi juga tengah memperkuat infrastruktur penunjang yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan penyelenggaraan ajang olahraga berskala provinsi.
"Saya sudah menyampaikan kepada KONI Kabupaten Sigi, apabila Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Bapak Gubernur memberikan kepercayaan, maka Kabupaten Sigi siap menjadi tuan rumah Porprov. Saat ini sarana olahraga yang kita miliki semakin lengkap dan terus bertambah," ujar Rizal di hadapan peserta kegiatan.
Bupati menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Sigi terus berupaya meningkatkan kualitas fasilitas olahraga guna menunjang pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga. Upaya tersebut akan semakin diperkuat melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Terintegrasi yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Di kawasan pendidikan tersebut, kata Rizal, akan dibangun sejumlah fasilitas olahraga representatif, mulai dari stadion, gedung olahraga (GOR), hingga kolam renang yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan atlet sekaligus venue pelaksanaan kompetisi olahraga.
"Insya Allah tahun ini pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Terintegrasi mulai berjalan. Di dalam kawasan itu akan tersedia stadion, gedung olahraga, dan kolam renang. Kehadiran fasilitas tersebut tentu menjadi nilai tambah yang sangat strategis apabila Kabupaten Sigi dipercaya menjadi penyelenggara Porprov," jelasnya.
Lebih lanjut, Rizal mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah terkait pola dukungan dan pembiayaan penyelenggaraan Porprov di daerah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kesiapan daerah untuk menggelar event olahraga multi-cabang terbesar di tingkat provinsi.
Ia menilai Kabupaten Sigi memiliki potensi untuk menjadi lokasi pelaksanaan berbagai nomor pertandingan dengan kapasitas penyelenggaraan antara 12 hingga 15 cabang olahraga. Selain memperkuat ekosistem olahraga daerah, penyelenggaraan Porprov juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor jasa, perdagangan, pariwisata dan Usah Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM.
Dalam pandangannya, semakin banyak daerah yang siap menjadi tuan rumah dan mengembangkan cabang olahraga unggulan, maka proses pembinaan atlet di Sulawesi Tengah akan semakin kompetitif dan berkualitas.
"Jika setiap kabupaten mampu mengembangkan lebih banyak cabang olahraga dan aktif menjadi penyelenggara event, maka ruang kompetisi atlet akan semakin luas. Dari situ akan lahir atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama Sulawesi Tengah berprestasi di tingkat nasional," tuturnya.
Selain aspek infrastruktur, Rizal menegaskan bahwa keberhasilan olahraga daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh konsistensi pembinaan atlet sejak usia dini. Ia menilai olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, sportif, dan berdaya saing.
Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, institusi pendidikan, hingga dunia usaha untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.
"Olahraga bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga membangun karakter dan masa depan generasi muda. Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis Kabupaten Sigi tidak hanya siap menjadi tuan rumah Porprov, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun Nasional," pungkasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Sigi tengah mempersiapkan diri sebagai salah satu daerah yang layak diperhitungkan dalam peta pengembangan olahraga Sulawesi Tengah, baik sebagai pusat pembinaan atlet maupun sebagai calon penyelenggara event olahraga berskala besar di masa mendatang. (***)
