FORKI Sigi Ready Cetak Juara, Perkuat Pembinaan Karateka
FOTO : Potret para pengurus saat sesi rapat di kediaman Ketua Umum FORKI Sigi, Mayor Inf. Tarno, di Jalan Tara, Kalukubula, Rabu malam, (15/7/2026). (Dok./IST)
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Upaya memperkuat pembinaan olahraga karate di Kabupaten Sigi terus dilakukan secara berkelanjutan. Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi menggelar rapat finalisasi pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) sekaligus mematangkan agenda pelantikan pengurus masa bakti 2026-2030 di Jalan Tara, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Rabu malam (15/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi karate terbesar di Kabupaten Sigi dalam menyusun arah pembinaan atlet menuju berbagai ajang kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
Berdasarkan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) FORKI Kabupaten Sigi yang dilaksanakan pada Februari 2026 lalu, Mayor Inf Tarno resmi terpilih sebagai Ketua Umum FORKI Kabupaten Sigi periode 2026-2030. Meski kepengurusan telah terbentuk beberapa bulan sebelumnya, pelantikan baru dapat dilaksanakan pada Juli 2026 karena sejumlah dinamika organisasi dan padatnya agenda internal maupun kewilayahan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Mayor Inf. Tarno menjelaskan, bahwa pelaksanaan Kejurda sengaja dirangkaikan dengan pelantikan pengurus sebagai langkah awal konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi pembinaan atlet karate di Kabupaten Sigi.
"Kejurda ini menjadi sarana untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan atlet yang dilakukan oleh masing-masing perguruan karate yang aktif di Kabupaten Sigi. Dari total 11 perguruan yang terdaftar, saat ini terdapat lima perguruan yang aktif melakukan pembinaan dan memiliki jumlah atlet yang cukup banyak," ujarnya.
Menurutnya, kejuaraan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarperguruan karate yang selama ini jarang bertemu dalam satu forum bersama.
"Dengan adanya Kejurda ini, seluruh perguruan dapat berkumpul, saling mengenal, serta memperkuat komunikasi dan persaudaraan di lingkungan karate Kabupaten Sigi," tambahnya.
Lebih lanjut, Tarno menegaskan bahwa Kejurda juga menjadi instrumen untuk mengukur kesiapan atlet-atlet Sigi menghadapi berbagai agenda kompetisi yang akan datang.
Oleh karena itu, peserta yang dilibatkan dalam Kejurda kali ini merupakan atlet-atlet binaan perguruan yang berada di bawah naungan FORKI Kabupaten Sigi. Kebijakan tersebut dilakukan agar proses pemetaan kemampuan atlet dan evaluasi program pembinaan dapat dilakukan secara lebih objektif dan terukur.
Selain mengevaluasi pembinaan atlet, FORKI Sigi juga menargetkan peningkatan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah mendatang. Sebelumnya, cabang olahraga karate Kabupaten Sigi mampu menorehkan hasil cukup membanggakan dengan menempati peringkat keempat pada pelaksanaan Porprov sebelumnya.
"Kami berharap prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan melalui pembinaan yang berkesinambungan, kompetisi yang rutin, serta dukungan semua pihak," kata Tarno.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum FORKI Sigi juga mengajak insan pers untuk ikut berperan dalam mempublikasikan berbagai kegiatan dan perkembangan olahraga karate di Kabupaten Sigi.
Menurutnya, dukungan media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan program pembinaan olahraga kepada masyarakat sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sigi di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui kepengurusan baru periode 2026-2030, FORKI Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah, berjenjang, dan berkelanjutan guna mencetak karateka berprestasi yang siap bersaing di berbagai kejuaraan regional maupun Nasional. (***)
