Sigi Luncurkan Posyandu Enam Bidang, Perluas Pelayanan Dasar

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Sigi resmi meluncurkan Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat kabupaten. Launching tersebut dirangkaikan dengan Sosialisasi ASI Eksklusif, MP-ASI, serta Aksi Bergizi Tahun 2025 dan dipusatkan di Kantor Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Jumat pagi, (9/1/2026) waktu setempat.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Sigi disaksikan Ketua Pembina Posyandu, Siti Halwiah, sebagai bagian dari transformasi pelayanan Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi diperluas ke enam bidang pelayanan dasar sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menuturkan, Posyandu saat ini berperan sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa dan kelurahan. Enam bidang SPM yang kini dilayani meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), dan Sosial.

"Transformasi Posyandu ini menegaskan perannya sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat, dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan riil warga," kata Bupati.

Ia menambahkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014, Posyandu merupakan bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, perencanaan pembangunan desa, serta peningkatan kualitas hidup warga.

Menurutnya, keberhasilan pemenuhan target SPM menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sekaligus indikator utama dalam pengelolaan anggaran dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Melalui implementasi Posyandu Enam Bidang SPM di Kabupaten Sigi, Bupati menyampaikan sejumlah penekanan penting. Di antaranya, menjamin mutu pelayanan dan pemenuhan hak dasar masyarakat, melakukan deteksi dini masalah kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang seluruh kelompok sasaran, serta menjadikan Posyandu sebagai pusat edukasi masyarakat.

Selain itu, penguatan peran 1.863 kader Posyandu di Kabupaten Sigi juga menjadi fokus, termasuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa dan memastikan ketersediaan data yang akurat sebagai dasar intervensi program yang komprehensif dan tepat sasaran.

"Posyandu diharapkan mampu memperkuat integrasi sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membantu pemerintah daerah menekan angka stunting dan gizi buruk melalui berbagai inovasi pelayanan," tegasnya.

Bahkan, Bupati Rizal juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan dan komitmen bersama agar program Posyandu dapat berjalan optimal, profesional, dan sesuai prinsip manajemen yang baik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sigi, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kabupaten Sigi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sigi, Kadis Sosial, Camat dan Kepala Desa se-Kecamatan Marawola, serta Ketua Tim Posyandu Kecamatan Marawola. (***)


Comment As:

Comment (0)