Teror Senapan Angin di Karawana, Penjaga Kantor DPRD Sigi Jadi Korban
- By REDAKSI --
- Friday, 18 Apr, 2025
FOTO : Luka tembak di bagian perut kiri Ahmad Jaya, staf penjaga kantor Sekretariat DPRD Sigi, yang menjadi korban penembakan senapan angin oleh orang tak dikenal di wilayah Dolo Karawana, Kamis malam (17/4/2025). Foto diambil saat korban dirawat di IGD RS Torabelo sebelum diperbolehkan pulang.
SIGI, Sararamedia.id – Seorang staf honorer (PHL/PPPK) Sekretariat DPRD Kabupaten Sigi, Ahmad Jaya alias Olan, menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di wilayah Dolo, Desa Karawana, Kamis malam 17 April 2025, sekitar pukul 23.00 Wita.
Kejadian berlangsung saat Ahmad Jaya tengah menunggu rekannya yang juga penjaga kantor DPRD. Tiba-tiba, sebuah tembakan dari senapan angin mengenai perut bagian kiri korban. Beruntung, peluru tidak menembus ke dalam tubuh, melainkan hanya menyebabkan luka pada bagian samping perut.
Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Sigi, Edy Syupratman yang merupakan atasan korban, pada awak media Jumat (18/4/2025) malam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia juga memastikan bahwa kasus telah resmi dilaporkan ke pihak Polsek Dolo dengan nomor laporan LP/B/15/IV/2025/SPKT POLSEK DOLO/POLRES SIGI/POLDA SULAWESI TENGAH, tertanggal 18 April 2025 pukul 11.12 Wita, ditandatangani oleh Ka SPKT Polsek Dolo, Aiptu Muhammad Arif.
``Setelah kejadian malam itu, anak buah saya alias si korban ini, langsung dibawah warga bersama tiga staf penjaga kantor lainnya yaitu Aksar, Andra, dan Saiful Bahri, serta Bhabinkamtibmas, ke RS Torabelo untuk mendapatkan perawatan,`` jelas Edy.
Di Instalasi Gawat Darurat RS Torabelo, korban mendapat penanganan medis dan diperbolehkan pulang pada malam itu juga karena hanya mengalami luka ringan.
``Kepala desa Karawana dan personel Polmas setempat turut menjenguk korban di rumah sakit,`` imbuh Edy.
Korban yang berdomisili di BTN Kelapa Mas Permai, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, diarahkan oleh pihak kepolisian untuk segera melakukan visum guna melengkapi proses hukum.
``Korban rencana besok baru mau melakukan visum dikawal oleh Polmas``. jelas Edy.
Hingga kini, pelaku penembakan belum diketahui identitasnya. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif dan pelaku dari insiden tersebut. (***)
