Warga Tomado Titip Aspirasi Drainase, UMKM dan Adat

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Penyerapan aspirasi masyarakat menjadi salah satu instrumen penting bagi anggota legislatif dalam memastikan arah pembangunan daerah tetap berpijak pada kebutuhan nyata di lapangan. Hal tersebut dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Ferra, melalui Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Desa Tomado, Kecamatan Lindu, pada 21 Agustus 2026 lalu.

Dalam agenda yang berlangsung sebagai forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat tersebut, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan secara langsung. Aspirasi yang dihimpun tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga mencakup penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian adat dan budaya serta pengembangan fasilitas olahraga.

Pada sektor infrastruktur lingkungan, masyarakat Dusun I mengusulkan pembangunan saluran drainase sepanjang kurang lebih 300 meter. Saluran tersebut dinilai dibutuhkan untuk memperlancar tata aliran air dan mengantisipasi potensi genangan yang dapat berdampak terhadap kawasan permukiman maupun aktivitas masyarakat.

Sementara itu, warga Dusun III menyampaikan usulan pembangunan jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 175 meter. Peningkatan akses tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Aspirasi kemudian berlanjut pada sektor pemberdayaan ekonomi. Masyarakat mengusulkan pengadaan peralatan memasak bagi kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Tomado. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kelompok usaha dalam mengolah produk, menunjang kegiatan produksi dan memperkuat aktivitas ekonomi berbasis masyarakat.

Aspek sosial dan kebudayaan juga mendapat perhatian dalam forum reses. Melalui lembaga adat, masyarakat mengusulkan pengadaan pakaian adat sebanyak 20 pasang untuk laki-laki dan enam pasang untuk perempuan. Pengadaan tersebut dinilai penting untuk menunjang kegiatan adat, pelestarian budaya serta berbagai agenda resmi yang melibatkan masyarakat Desa Tomado.

Di bidang olahraga, warga mengusulkan pembangunan tribun berukuran 5 x 15 meter. Fasilitas tersebut diharapkan dapat melengkapi sarana olahraga desa sekaligus menyediakan tempat yang lebih layak bagi masyarakat untuk menyaksikan berbagai kegiatan olahraga.

Menanggapi aspirasi yang dihimpun, Ferra menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan dalam menjalankan fungsi representasi DPRD, khususnya dalam mengawal kebutuhan pembangunan yang disampaikan langsung oleh konstituen.

"Reses merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme, kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah," ujar Ferra.

Menurutnya, pembangunan desa harus dilihat secara komprehensif. Infrastruktur dasar memang menjadi kebutuhan penting, namun penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian adat dan budaya serta penyediaan ruang aktivitas olahraga juga memiliki peran dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat.

Ferra menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam forum reses merupakan bagian penting dari proses pembangunan yang partisipatif. Aspirasi yang disampaikan secara langsung dapat menjadi bahan bagi DPRD untuk memetakan kebutuhan berdasarkan tingkat urgensi dan kondisi faktual di lapangan.

Ia berharap seluruh aspirasi masyarakat Desa Tomado dapat masuk dalam pembahasan perencanaan pembangunan Kabupaten Sigi dan selanjutnya ditindaklanjuti sesuai kewenangan, skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.

Melalui reses tersebut, aspirasi warga Tomado kini telah dihimpun mulai dari drainase, akses jalan, penguatan UMKM, pelestarian adat hingga fasilitas olahraga. Seluruhnya menjadi bagian dari catatan perjuangan DPRD untuk mendorong pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat ekonomi dan identitas sosial budaya masyarakat. (***)


Comment As:

Comment (0)