Se Pemikiran dengan Bupati-Wabup Sigi, 2027 Gubernur Minta Semua Kepala Daerah di Sulteng Fokus Perbaiki Rumah Rakyat Tidak Layak Huni 

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memuji langkah cepat Pemerintah Kabupaten Sigi dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Anwar bahkan tak menapik, dirinya se jiwa alias satu pemikiran dengan langkah Bupati dan Wakil Bupati Sigi terhadap pengentasan kemiskinan. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan penyerahan paket sembako program Berani Berkah Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan berlangsung di kediaman Bupati Sigi, Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Selasa (3/3/2026) kemarin, dan dihadiri jajaran Pemprov serta Pemkab Sigi.

Dalam sambutannya, Anwar menyebut Kabupaten Sigi memiliki perhatian khusus dalam agenda pembangunan provinsi.

"Kalau ada lagu bilang Jogja istimewa, maka bagi saya Sulawesi Tengah itu Sigi istimewa," ujar Anwar, disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Menurutnya, kepemimpinan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi menunjukkan komitmen nyata dalam memperjuangkan kepentingan daerah, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Bupati Rizal dalam laporannya menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Sigi mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

"Buka puasa bersama pak Gubernur hari ini saya berterima kasih sekali sekaligus beliau membantu sembako kepada masyarakat Sigi kurang lebih 1000 KK. Dengan begitu dengan adanya sembako ini akan menurunkan lagi angka kemisikian kami," harap Rizal.

"Kami melihat dari 2021 hingga 2024, nanti 2025 angka kemiskinan turun dari 12 sekian persen menjadi 10 sekian persen. Upaya ini kami lakukan secara langsung, termasuk turun door to door memastikan kondisi masyarakat," jelas Rizal.

Pendekatan berbasis data dan kunjungan langsung ke rumah warga menjadi strategi Pemkab Sigi dalam memetakan dan menangani persoalan kemiskinan secara lebih terukur.

Kembali ke Gubernur Anwar Hafid, ia pun menegaskan, dukungan anggaran provinsi dan pusat untuk Kabupaten Sigi pada 2026 cukup signifikan. Ia menyebut total alokasi dana dari pemerintah pusat dan provinsi yang masuk ke Sigi tahun ini mencapai sekitar Rp.268 miliar, di luar APBD Kabupaten Sigi.

Beberapa program strategis yang disoroti antara lain pembukaan akses jalan Lembantongoa-Sausu yang diharapkan memperlancar konektivitas wilayah timur menuju Palu melalui Palolo. Selain itu, peningkatan ruas Kalukubula-Gimpu juga menjadi perhatian.

Tak hanya infrastruktur jalan, Sigi juga mendapatkan program penanganan kawasan kumuh dari pemerintah pusat. Menurut Anwar, sektor perumahan menjadi salah satu penyumbang terbesar angka kemiskinan.

"Mulai 2027, saya minta seluruh kepala daerah fokus pada perbaikan rumah tidak layak huni. Kalau ini kita lakukan konsisten, angka kemiskinan akan kembali turun," tegasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Bupati Sigi yang aktif memantau langsung kondisi rumah warga kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, Anwar Hafid turut mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin agar tetap istiqamah dan berpihak kepada rakyat. Ia mencontohkan budaya masyarakat di Brunei Darussalam yang mendoakan pemimpinnya selepas salat sebagai bentuk dukungan moral.

Gubernur juga menitipkan program Berani Berkah, termasuk gerakan salat berjamaah dan mengaji, sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual dalam pembangunan daerah.

"Kita ingin pembangunan berjalan seiring dengan penguatan iman dan kepedulian sosial," ujarnya.

Anwar menyatakan optimisme terhadap masa depan Sigi. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan kepemimpinan yang bekerja tanpa lelah dan dukungan masyarakat, saya yakin Sigi akan semakin maju". pungkasnya. (***)


Comment As:

Comment (0)