Raker Perdana KONI Sigi, Penguatan Organisasi dan Target Prestasi Menuju Porprov di Morowali
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Dalam rangka memperkuat arah kebijakan dan program kerja organisasi olahraga di daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sigi menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana kepengurusan periode 2025-2029. Forum ini menjadi langkah awal penyusunan strategi pembinaan atlet sekaligus pemetaan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah tahun 2026 di Kabupaten Morowali.
Raker yang berlangsung dengan melibatkan jajaran pengurus KONI Sigi tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari penyusunan program prioritas, penguatan sistem pembinaan atlet, hingga evaluasi capaian prestasi pada Porprov IX Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai tahun 2022.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sigi, Aspar Lapondo, menjelaskan bahwa rapat kerja ini merupakan fondasi awal kepengurusan baru dalam merancang arah pembinaan olahraga selama masa bakti 2025-2029.
Menurutnya, salah satu fokus utama yang dibahas adalah kesiapan Kabupaten Sigi dalam menghadapi Porprov 2026, termasuk penentuan cabang olahraga (cabor) unggulan yang akan menjadi prioritas pembinaan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian prestasi daerah.
"Raker ini menjadi ruang untuk menyusun program prioritas KONI Sigi, termasuk persiapan menghadapi Porprov yang dijadwalkan berlangsung di Morowali pada November 2026," ucap Aspar di Bora, Sabtu siang, (20/6/2026).
Selain fokus pada agenda kompetisi, KONI Sigi juga menekankan pentingnya pendataan dan pembinaan atlet asli daerah. Hal ini dilakukan untuk memastikan potensi atlet asal Kabupaten Sigi dapat terakomodasi dan memperkuat daerahnya sendiri dalam berbagai ajang resmi.
Aspar mengungkapkan masih terdapat sejumlah atlet beridentitas Kabupaten Sigi yang saat ini memperkuat daerah lain karena belum tercatat secara resmi dalam sistem pembinaan KONI Sigi. Kondisi ini menjadi perhatian serius untuk segera dibenahi melalui koordinasi dengan seluruh cabang olahraga.
"Kami berharap ke depan atlet-atlet asal Sigi bisa kembali memperkuat daerahnya sendiri. Karena itu, setiap cabor harus memastikan pendataan atlet dilakukan secara lengkap dan terstruktur," tegasnya.
Dalam Raker tersebut juga disahkan empat cabang olahraga baru yang resmi bergabung dalam struktur KONI Kabupaten Sigi, di antaranya soft tenis dan lari trail, serta beberapa cabor lain yang telah memenuhi ketentuan administrasi dan terdaftar di tingkat provinsi.
Penambahan cabor ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas ruang pembinaan atlet sekaligus membuka peluang peningkatan prestasi di berbagai cabang olahraga yang berkembang di daerah.
"Cabang olahraga yang sudah memenuhi syarat dan terdaftar di tingkat provinsi dapat disahkan menjadi bagian dari KONI Kabupaten Sigi. Ini penting untuk memperluas pembinaan dan potensi prestasi," jelas Aspar.
Selain itu, Raker juga membentuk tim perumus yang bertugas menyusun hasil-hasil keputusan forum menjadi dokumen pedoman kerja organisasi. Tim ini akan merumuskan program strategis yang menjadi acuan pelaksanaan kegiatan KONI Sigi ke depan.
Aspar menegaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI yang idealnya dilaksanakan secara berkala sebagai sarana evaluasi dan perencanaan program.
"Melalui Raker ini, seluruh program dan target kerja dapat disusun secara lebih terarah, terukur, dan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus". pungkasnya. (***)
