BERANI Cerdas Dorong Akses Pendidikan Merata

PALU, SARARAMEDIA.ID - Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memenuhi hak dasar masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan terus diwujudkan melalui program unggulan BERANI Cerdas dan BERANI Sehat. Dua program prioritas yang digagas Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr. Reny A Lamadjido, tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah periode 2025-2030 yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Program BERANI Cerdas hadir sebagai solusi bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, agar tetap dapat mengakses pendidikan tanpa terkendala biaya. Melalui skema bantuan pendidikan yang terintegrasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan pembiayaan mulai dari jenjang SMA, SMK, dan SLB hingga perguruan tinggi strata satu (S1), strata dua (S2), dan strata tiga (S3).

Salah seorang orang tua mahasiswa asal Kabupaten Banggai, Jemmy, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah melalui BERANI Cerdas telah meringankan beban ekonomi keluarga yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

"Program ini sangat membantu masyarakat. Orang tua tidak lagi terlalu terbebani memikirkan biaya sekolah maupun kuliah anak-anaknya. Kini yang terpenting adalah memastikan mereka fokus belajar dan meraih prestasi," ujarnya saat dihubungi media ini, Kamis (3/9/2026).

Ia menilai keberadaan BERANI Cerdas dan BERANI Sehat menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, manfaat program tersebut telah dirasakan tidak hanya oleh warga perkotaan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan dan pelosok Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Program BERANI Cerdas pada tahap awal telah menjangkau 23.569 mahasiswa dengan total anggaran lebih dari Rp.84 miliar sepanjang tahun 2025. Jumlah penerima manfaat diperkirakan terus meningkat seiring perluasan kuota dan pembukaan pendaftaran pada tahun 2026.

Pada tahun berjalan, cakupan program juga diperluas hingga jenjang S2, S3, pendidikan dokter spesialis, serta bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria.

Sebaran penerima manfaat tercatat berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Tadulako (Untad) sebanyak 10.768 mahasiswa berdasarkan hasil validasi kampus yang diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah pada Januari 2026. Sementara itu, UIN Datokarama Palu tercatat sebanyak 2.173 mahasiswa yang masuk dalam daftar penerima manfaat dan proses pencairan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga terus memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar daerah, guna memastikan semakin banyak mahasiswa asal Sulawesi Tengah mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Selain beasiswa pendidikan tinggi, Pemprov Sulteng juga mengalokasikan bantuan melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang diperuntukkan bagi seluruh SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah, Firmanza DP, menjelaskan bahwa BOSDA diberikan kepada seluruh sekolah tanpa membedakan kategori ekonomi penerima.

"Program BOSDA berlaku untuk seluruh SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta di Sulawesi Tengah. Saat ini menjangkau sekitar 453 sekolah dan tidak menggunakan skema desil," jelasnya.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya. Menurutnya, investasi pada sektor pendidikan dan kesehatan akan memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan daerah.

Ia menuturkan bahwa melalui BERANI Cerdas, pemerintah berupaya memastikan tidak ada lagi anak Sulawesi Tengah yang kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan ekonomi. Program tersebut juga mendukung visi “Satu Rumah Satu Sarjana” yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM daerah secara berkelanjutan.

Selain bantuan biaya pendidikan, Pemprov Sulteng juga memberikan dukungan berupa bantuan seragam sekolah, pembiayaan praktik kerja industri (Prakerin), uji kompetensi (Ukom) bagi siswa SMK, hingga dukungan pendidikan dokter spesialis pada bidang yang dibutuhkan daerah.

"Pendidikan merupakan investasi masa depan. Karena itu pemerintah harus hadir memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan," ujar Anwar Hafid.

Di sektor kesehatan, Pemprov Sulteng juga menjalankan Program BERANI Sehat yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dengan lebih mudah. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh warga Sulawesi Tengah.

Pemerintah daerah menilai pendidikan dan kesehatan merupakan dua sektor strategis yang saling berkaitan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah di masa depan.

Pelaksanaan Program BERANI Cerdas dan BERANI Sehat mendapat dukungan dari DPRD Sulawesi Tengah melalui penganggaran dalam APBD setiap tahun. Dukungan legislatif dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program-program prioritas daerah.

Sejumlah orang tua dan mahasiswa penerima manfaat berharap program tersebut dapat terus berjalan secara konsisten hingga mereka menyelesaikan pendidikan. Mereka juga menginginkan cakupan bantuan diperluas agar semakin banyak generasi muda Sulawesi Tengah memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Secara konstitusional, pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan kewajiban negara untuk menjamin akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Dengan pelaksanaan BERANI Cerdas dan BERANI Sehat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berupaya menerjemahkan amanat tersebut ke dalam program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Harapannya, kebijakan ini dapat mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi warga Sulawesi Tengah di seluruh wilayah. (***)


Comment As:

Comment (0)