Balai POM Palu Dorong Sinergi Kesehatan dan Lingkungan Melalui Aksi Tanam Pohon di Tahura Kapopo
- By REDAKSI --
- Friday, 13 Feb, 2026
PALU, SARARAMEDIA.ID - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-25, Balai POM Palu berpartisipasi dalam gerakan nasional penanaman satu juta pohon sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026, di kawasan Arboretum Taman Hutan Raya Kapopo, Sulawesi Tengah. Aksi penanaman pohon melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Kehutanan, pengelola Tahura Sulteng, pemerintah desa, kelompok tani hutan, karang taruna, lembaga swadaya masyarakat, komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat sekitar.
Kepala Balai POM Palu, Mardianto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan seperempat abad pengabdian Balai POM, sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
"Selama 25 tahun, Balai POM menjalankan fungsi pengawasan obat dan makanan demi melindungi kesehatan masyarakat. Namun kesehatan itu sendiri sangat bergantung pada lingkungan yang lestari. Karena itu, aksi penanaman pohon ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami," ujarnya.
Menurutnya, momentum ulang tahun ke-25 tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga refleksi atas peran lembaga dalam menjawab tantangan kesehatan yang semakin kompleks, termasuk dampak kerusakan lingkungan terhadap kualitas hidup masyarakat.
"Lingkungan yang sehat akan menopang kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang," tambahnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan Badan POM yang mendorong seluruh unit pelaksana teknis untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan di wilayah kerja masing-masing.
Sementara itu, Kepala UPT Tahura Sulawesi Tengah, Edy Sitorus, mengapresiasi keterlibatan Balai POM Palu dalam program lingkungan di kawasan konservasi tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan upaya pelestarian hutan di daerah.
"Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lembaga lain untuk bergerak bersama menjaga lingkungan, khususnya di Sulawesi Tengah," ujarnya.
Melalui aksi penanaman pohon ini, Balai POM Palu menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap lingkungan hidup, sejalan dengan semangat 25 tahun mengabdi untuk negeri. (***)
