Dilantik Anindya Bakrie, KADIN Sulteng Siap Jadi Motor Pengusaha Lokal
PALU, SARARAMEDIA.ID - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sulawesi Tengah resmi memasuki babak baru setelah Dewan Pengurus KADIN Sulawesi Tengah periode 2026-2031 dilantik dan dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung di Lapangan Pogombo, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu malam, (16/9/2026).
Prosesi pelantikan dihadiri langsung Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, disaksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido mewakili Gubernur, Ketua DPRD Sulawesi Tengah, M. Arus Abdul Karim, Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021-2025, Rusdy Mastura, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, unsur Forkopimda, pimpinan dunia usaha, perbankan, akademisi, asosiasi, investor hingga pelaku UMKM.
Sebelum acara pelantikan, KADIN Sulawesi Tengah menggelar sejumlah agenda strategis yang dirancang untuk memperkuat sinergi dunia usaha dan membuka peluang investasi di daerah. Rangkaian kegiatan diawali dengan Coffee Morning bersama senior KADIN Sulawesi Tengah yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi lintas generasi pengusaha.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Brainstorming bertajuk "Sulteng, Negeri Kaya Mesti Berdaya" yang dirangkaikan dengan aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dunia usaha terhadap masyarakat.
KADIN Sulawesi Tengah juga menggelar Business Matching KADIN Indonesia bersama Pelaku Usaha Sulawesi Tengah, yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan berbagai peluang investasi, kemitraan bisnis, pengembangan pasar, hingga penguatan rantai pasok industri.
Berlanjut dilaksanakan Syukuran Re-Opening Kantor KADIN Sulawesi Tengah yang ditandai dengan peresmian kantor baru oleh Ketua Umum KADIN Indonesia.
Ketua Panitia, Iksan Syarifudin, dalam laporannya menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tidak semata-mata disiapkan sebagai seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum mempertemukan gagasan, membangun jejaring usaha, membuka peluang investasi, serta memperkuat kolaborasi dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Menurutnya, tema "Kolaborasi, Investasi, Prestasi" dipilih karena pembangunan ekonomi daerah membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Kolaborasi adalah cara membangun kekuatan, investasi merupakan instrumen pertumbuhan, sementara prestasi adalah hasil yang harus dirasakan dunia usaha dan masyarakat," ujarnya.
Iksan menambahkan, KADIN Sulawesi Tengah diharapkan menjadi organisasi yang semakin terbuka, profesional, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Sulawesi Tengah periode 2026-2031, Gufran Ahmad, menegaskan bahwa Sulawesi Tengah tidak boleh hanya menjadi daerah penghasil sumber daya alam dan lokasi investasi semata, sementara pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton.
Menurutnya, pengusaha lokal harus menjadi bagian utama dalam pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan dalam rantai pasok industri, penguatan UMKM, peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, serta perluasan akses pasar.
"Kita ingin pengusaha lokal menjadi mitra industri. UMKM mendapatkan peluang pasar, tenaga kerja lokal memperoleh kesempatan dan peningkatan kompetensi, serta masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari pertumbuhan ekonomi," tegas Gufran.
Ia menekankan bahwa semangat keberpihakan terhadap pengusaha lokal bukan berarti menutup ruang bagi investor dari luar daerah maupun luar negeri. Sebaliknya, investasi tetap diperlukan untuk menghadirkan modal, teknologi, pengalaman, jaringan pasar, dan kolaborasi yang lebih luas.
Namun demikian, lanjutnya, investasi yang masuk harus mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat sehingga pertumbuhan industri dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas pengusaha lokal.
Dalam kepengurusan periode baru ini, KADIN Sulawesi Tengah mengusung struktur organisasi yang diperkuat dengan lima dimensi bidang utama, 19 Wakil Ketua Umum dan 55 komite kerja yang diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah selama lima tahun ke depan.
Gufran juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KADIN sebagai rumah besar dunia usaha yang terbuka, kolaboratif, kompetitif dan berprestasi.
"Prestasi KADIN bukan diukur dari banyaknya seremoni yang dilakukan, tetapi dari berapa banyak peluang usaha yang tercipta, berapa banyak pengusaha lokal yang naik kelas, berapa banyak tenaga kerja yang terserap, serta seberapa besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan perekonomian Sulawesi Tengah yang dinilai memiliki sumber daya alam melimpah, kawasan industri yang berkembang, serta dukungan pemerintah daerah yang kuat terhadap investasi.
Menurut Anindya, Sulawesi Tengah memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional jika mampu memaksimalkan potensi industri hilirisasi, sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan berbagai komoditas unggulan lainnya.
Ia menilai kekuatan utama Sulawesi Tengah terletak pada kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, asosiasi, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini terus terbangun.
"Kami melihat Sulawesi Tengah memiliki masa depan yang sangat menjanjikan. Dengan kekayaan sumber daya yang dimiliki dan semangat kolaborasi yang kuat, daerah ini berpotensi menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Anindya.
Selain itu, KADIN Indonesia juga berkomitmen memperluas akses jejaring Nasional dan Internasional bagi KADIN Sulawesi Tengah, termasuk membuka peluang investasi, kemitraan bisnis, transfer teknologi serta penguatan kapasitas pelaku usaha daerah.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus KADIN Sulawesi Tengah periode 2026-2031 ini sekaligus menjadi penanda dimulainya agenda besar organisasi dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah, memperkuat daya saing dunia usaha, serta mendorong terwujudnya visi besar "KADIN Berani Sulteng Nambaso, Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Tumbuh, Sulawesi Tengah Maju." (***)
