Reses Herman Latabe, Warga Watubula Usulkan Jalur Evakuasi
- By REDAKSI --
- Sunday, 23 Aug, 2026
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Komitmen untuk memastikan suara masyarakat terakomodasi dalam arah pembangunan daerah kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Herman Latabe, melalui pelaksanaan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026. Agenda serap aspirasi tersebut berlangsung di Desa Watubula, Kecamatan Sigi Kota, pada 19 Agustus 2026 lalu, dan dihadiri oleh masyarakat, tokoh desa, serta sejumlah unsur terkait.
Sebagai bagian dari fungsi representasi DPRD, kegiatan reses menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat guna mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang berkembang di tingkat desa. Dalam forum tersebut, warga Watubula menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang berkaitan dengan infrastruktur dasar, mitigasi bencana, pengendalian banjir, serta peningkatan fasilitas pendidikan anak usia dini.
Salah satu kebutuhan yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah penambahan penerangan jalan umum pada ruas jalan utama desa, khususnya di wilayah Dusun II dan Dusun III. Warga menilai keberadaan lampu jalan sangat penting untuk meningkatkan keamanan lingkungan, mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari, serta memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan.
Selain persoalan infrastruktur dasar, masyarakat juga menyoroti pentingnya jalur evakuasi bencana yang memadai. Mengingat Kabupaten Sigi merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai potensi bencana alam, warga berharap adanya dukungan pemerintah dalam penyediaan jalur evakuasi yang jelas dan mudah diakses sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat.
Dalam sesi dialog tersebut, persoalan banjir dan luapan sungai turut menjadi perhatian. Warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis dalam pengendalian aliran air dan penanganan titik-titik rawan banjir yang selama ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta mengancam kawasan permukiman ketika curah hujan meningkat.
Di sektor pendidikan, masyarakat juga mengusulkan bantuan meja dan kursi belajar bagi Taman Kanak-Kanak (TK) yang berada di Dusun I dan Dusun II. Usulan tersebut dinilai penting untuk menunjang proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak usia dini.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan warga, Herman Latabe menegaskan bahwa seluruh usulan akan menjadi bagian dari bahan pokok yang akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan DPRD Kabupaten Sigi. Menurutnya, setiap kebutuhan yang muncul dari masyarakat merupakan cerminan kondisi riil yang perlu mendapat perhatian dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
"Apa yang disampaikan masyarakat hari ini merupakan kebutuhan nyata yang harus menjadi perhatian bersama. Aspirasi ini akan kami inventarisasi dan kawal sesuai mekanisme yang berlaku, terutama yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat, infrastruktur dasar serta peningkatan kualitas pendidikan," ujar Herman.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik semata, tetapi juga harus memperkuat aspek perlindungan masyarakat melalui peningkatan kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus mampu menghadirkan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Herman Latabe menilai bahwa penyediaan jalur evakuasi, penanganan potensi banjir, serta dukungan terhadap fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, DPRD dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
Melalui pelaksanaan reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat Desa Watubula diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Sigi ke depan. Dengan pendekatan pembangunan yang partisipatif, kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Reses bukan sekadar agenda formal kelembagaan, melainkan jembatan komunikasi antara rakyat dan wakilnya. Dari Watubula, suara masyarakat kembali disampaikan; dan melalui reses, berbagai kebutuhan strategis mulai dari penerangan jalan, mitigasi bencana hingga sarana pendidikan akan terus diperjuangkan demi terwujudnya Kabupaten Sigi yang lebih aman, nyaman dan berdaya saing. (***)
