Herman Latabe Dorong Perbaikan Infrastruktur Jono Oge
- By REDAKSI --
- Sunday, 23 Aug, 2026
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Komitmen wakil rakyat dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui agenda reses. Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Herman Latabe, turun langsung menyapa dan berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang berlangsung di Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, pada 18 Agustus 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari fungsi konstitusional DPRD tersebut dimanfaatkan sebagai forum penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus sarana evaluasi terhadap berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat desa. Dalam sesi dialog yang berlangsung terbuka, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk mendapat perhatian pemerintah daerah, mulai dari infrastruktur dasar, penerangan jalan, pengelolaan lingkungan hingga normalisasi saluran air.
Salah satu usulan prioritas yang mengemuka yakni perbaikan jaringan drainase sepanjang kurang lebih satu kilometer yang menghubungkan Desa Jono Oge hingga wilayah perbatasan Desa Langaleso. Menurut warga, kondisi drainase saat ini memerlukan penanganan guna mendukung kelancaran aliran air serta meminimalisir potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun kawasan permukiman.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui pengaspalan ruas jalan yang menghubungkan Dusun III RT IV menuju Dusun IV. Aspirasi serupa turut disampaikan terkait peningkatan jalan lingkungan sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang menjadi akses utama menuju sejumlah fasilitas publik, di antaranya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), masjid, Koperasi Desa (Kopdes), serta SD Inpres yang setiap hari digunakan masyarakat.
Dalam bidang pelayanan dasar, warga meminta perhatian terhadap kebutuhan penerangan jalan umum, khususnya di wilayah Dusun II yang berada di kawasan terdampak likuifaksi. Kehadiran lampu penerangan dinilai penting untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta mendukung mobilitas masyarakat pada malam hari.
Tak hanya persoalan infrastruktur, isu lingkungan juga menjadi sorotan masyarakat. Warga mengusulkan adanya langkah penanganan terhadap limbah peternakan, termasuk limbah ternak babi, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola secara baik.
Aspirasi lainnya yang turut disampaikan yakni normalisasi sungai tersier beserta jaringan drainase yang ada di wilayah desa. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan fungsi saluran air, mengurangi risiko genangan, serta mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian dan kehidupan masyarakat secara umum.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Politikus Partai Bulan Bintang (PBB) itu menegaskan bahwa, seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan pokok dalam pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Kabupaten Sigi. Menurutnya, reses merupakan instrumen penting untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat di lapangan.
"Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami inventarisasi dan perjuangkan sesuai mekanisme serta kewenangan yang ada. Harapan kami, kebutuhan masyarakat terkait infrastruktur, penerangan jalan, drainase maupun persoalan lingkungan dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah ke depan," beber Herman.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah semata, melainkan memerlukan sinergi antara DPRD, pemerintah desa, perangkat daerah terkait, dan partisipasi aktif masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting guna mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Melalui agenda reses ini, berbagai aspirasi masyarakat Desa Jono Oge diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah maupun pembahasan anggaran di tingkat pemerintah kabupaten. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara bertahap berdasarkan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.
Reses sendiri merupakan salah satu instrumen demokrasi yang memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya. Melalui forum tersebut, DPRD tidak hanya menjalankan fungsi representasi, tetapi juga memastikan bahwa suara masyarakat dapat terakomodasi dalam arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sigi ke depan. (***)
