Tujuh Pejabat JPT Pratama Pemkot Palu Resmi Dilantik

PALU, SARARAMEDIA.ID - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, resmi melantik tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b di lingkungan Pemerintah Kota Palu, Senin (15/6/2026). Pelantikan yang berlangsung di Kota Palu tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan struktur birokrasi guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Acara pelantikan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, Sekretaris Daerah Kota Palu, Ketua DPRD Kota Palu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Wali Kota Palu Nomor 800.1.3.3/1455/BKPSDM/2026 tanggal 15 Juni 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.b di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Adapun pejabat yang dilantik masing-masing:

✓ Moh. Fahri, S.E., M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Lingkungan Kota Palu.

✓ Rahmat Mustafa, S.STP., M.Si sebagai Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu.

✓ Ismayadin Dj. Parigade, S.T., M.T sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu.

✓ Irvan, S.T., M.Si sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu.

✓ Bachtiar, S.STP sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palu.

✓ Dr. Ahmad Rijal Arma, S.E., M.M sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu.

✓ Dr. Muhlis, S.Pd., M.Si sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto Rasyid menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi yang panjang dan objektif. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan pemerintah daerah mendapatkan figur terbaik yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai kebutuhan organisasi.

Menurut wali kota, pengisian jabatan strategis ini tidak hanya bertujuan memperkuat birokrasi, tetapi juga memastikan seluruh program prioritas pemerintah daerah dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Seluruh pejabat yang dilantik hari ini telah mengikuti proses seleksi dari awal hingga akhir. Kami berupaya melakukan penilaian secara objektif agar menghasilkan pejabat yang mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Hadianto.

Wali kota menekankan bahwa seluruh aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjawab harapan masyarakat sekaligus mengawal visi dan misi kepala daerah yang telah memperoleh mandat melalui proses demokrasi.

Ia mengingatkan bahwa Program 35 dan Program 53 yang kemudian terintegrasi menjadi Program 88 merupakan agenda pembangunan yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah.

"Program 88 adalah satu kesatuan program yang wajib dikawal bersama. Seluruh OPD harus bergerak dalam satu irama agar target pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat tercapai secara maksimal," tegasnya.

Hadianto juga mengungkapkan bahwa seluruh tahapan seleksi dan penetapan pejabat dilakukan dengan pendampingan berbagai pihak, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, hingga Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palu. Setiap pejabat yang dilantik pun telah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel.

Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru mendapat amanah agar menjadikan pakta integritas tersebut sebagai pedoman dalam bekerja serta menunjukkan kinerja terbaik bagi masyarakat.

Lebih lanjut, wali kota menekankan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh masing-masing organisasi perangkat daerah.

"Kita adalah satu tim. Jangan bekerja sendiri-sendiri. Bangun kerja sama lintas OPD agar setiap program dapat saling menopang dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat Kota Palu," pesannya.

Di akhir sambutannya, Hadianto mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjadikan jabatan sebagai ruang pengabdian dan kesempatan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Ia juga memberikan motivasi kepada para aparatur yang belum mendapatkan kesempatan menduduki jabatan strategis agar tetap menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam bekerja.

"Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik. Tidak ada manusia yang sempurna, karena kita diciptakan untuk saling melengkapi. Bagi yang belum mendapat kesempatan, teruslah bekerja dengan baik. Kerja yang tulus dan penuh tanggung jawab akan membawa hasil terbaik pada waktunya," tutup Wali Kota Hadianto Rasyid.

Pelantikan tujuh pejabat JPT Pratama ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas birokrasi Pemerintah Kota Palu dalam menjalankan program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat realisasi berbagai agenda strategis daerah yang telah ditetapkan. (IKP)


Comment As:

Comment (0)