Tak Perlu Cemas dan Utamakan Keselamatan, Perbaikan Jalan di Dolo Dikerjakan Tahun Ini 

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menanggapi beredarnya unggahan di media sosial terkait aksi warga menanam pohon di tengah ruas jalan rusak di Desa Kota Pulu, tepatnya di perempatan Pasar Dolo. Aksi simbolik itu disebut sebagai bentuk protes sekaligus peringatan bagi pengguna jalan atas kondisi infrastruktur yang dinilai membahayakan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rizal memberikan penjelasan sekaligus klarifikasi bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi memahami aspirasi dan keresahan masyarakat terkait masih adanya sejumlah ruas jalan rusak di poros Palu-Kulawi, termasuk di wilayah Dolo dan sekitarnya.

Menurut Rizal, penanganan jalan poros tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan pembangunan melalui skema multiyears oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai pihak yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan dimaksud.

"Pemerintah Kabupaten Sigi memahami keluhan masyarakat. Namun perlu diketahui, penanganan jalan Kalukubula hingga Gimpu, Kulawi Selatan, sudah masuk program pembangunan multiyears Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan progresnya telah berjalan," ujar Rizal dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, komunikasi antara Pemkab Sigi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait percepatan perbaikan jalan itu telah dilakukan secara intensif sejak 2025 dan terus dikawal hingga saat ini bersama Gubernur Sulawesi Tengah.

Sebagai bukti realisasi komitmen tersebut, Rizal menyebut sejumlah ruas telah dikerjakan lebih dulu, di antaranya pengaspalan Jalan Guru Tua di Kalukubula hingga ruas Sadaunta-Boladangko yang menurutnya kini mengalami peningkatan kondisi secara signifikan dibanding sebelumnya.

Sementara untuk ruas di wilayah Dolo, termasuk Desa Kota Pulu yang menjadi sorotan warga di media sosial, Bupati memastikan perbaikannya masuk tahapan pelaksanaan mulai tahun 2026 ini dan dilakukan secara bertahap sesuai skema pembangunan yang telah disusun.

"Untuk wilayah Dolo dan sekitarnya, termasuk Kota Pulu, sudah direncanakan mulai dikerjakan tahun ini dan berlanjut secara bertahap. Ini menjadi komitmen pemerintah yang terus kami kawal," tegasnya.

Terkait aksi warga menanam pohon di tengah jalan rusak, Rizal menilai hal tersebut merupakan ekspresi kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan. Namun, ia mengimbau warga tetap bersabar dan memberi ruang terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan.

Menurutnya, aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah, namun penyelesaian persoalan infrastruktur membutuhkan tahapan, dukungan anggaran, dan sinergi lintas pemerintahan.

Bupati juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Sigi tidak tinggal diam terhadap persoalan infrastruktur dasar, terutama akses jalan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi di wilayah pedalaman.

"Pemerintah hadir dan terus bekerja. Kami mohon masyarakat bersabar karena proses penanganan sedang berjalan dan menjadi komitmen kami untuk dituntaskan bertahap," ucap Rizal.

Respons Bupati ini sekaligus menjadi penegasan bahwa keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di poros Palu-Kulawi telah menjadi perhatian serius pemerintah, dengan target peningkatan konektivitas dan keselamatan pengguna jalan melalui program perbaikan berkelanjutan. (***)


Comment As:

Comment (0)