Panjat Tebing Masuk Cabor Prioritas, FPTI Sulteng Fokus Pembinaan Jangka Panjang
- By REDAKSI --
- Friday, 26 Dec, 2025
PALU, SARARAMEDIA.ID - Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 26-27 Desember 2025 di Kota Palu. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi organisasi dalam rangka evaluasi, konsolidasi, serta penentuan arah pembinaan panjat tebing di Sulawesi Tengah ke depan.
Musprov FPTI Sulteng mengagendakan sejumlah poin strategis, di antaranya pemilihan Ketua Pengprov FPTI periode berikutnya, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, serta perumusan program kerja untuk menjaga dan meningkatkan prestasi atlet menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Sekretaris Umum Pengurus Pusat FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, dalam sambungan Zoom menyampaikan apresiasi atas perkembangan dan capaian prestasi panjat tebing di Sulawesi Tengah. Ia menilai pembinaan yang berjalan selama ini menunjukkan hasil positif.
"Kami melihat Sulawesi Tengah berhasil dalam pengembangan prestasi panjat tebing. Musprov ini diharapkan menghasilkan keputusan terbaik. Pesan dari Ibu Ketua Umum, saat ini tidak ada alasan bagi semua pihak untuk tidak mendukung olahraga panjat tebing," ucap Wahyu di Palu, Jumat (26/12/2025) waktu setempat.
Musprov secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah, Irvan Aryanto. Ia menegaskan bahwa Musprov memiliki peran penting sebagai pijakan pembinaan jangka panjang dan wadah penyusunan program yang terukur.
"Kami terus memantau prestasi FPTI dan melihat potensi atlet Sulawesi Tengah sangat besar. Melalui musyawarah ini, program kerja ke depan harus mampu melahirkan prestasi, khususnya pada PON mendatang," katanya.
Dukungan juga disampaikan Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah, Ifan Taufan, yang menilai Musprov sebagai ruang strategis untuk evaluasi dan konsolidasi organisasi. Ia menegaskan bahwa panjat tebing termasuk dalam 10 cabang olahraga prioritas di Sulawesi Tengah.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FPTI. Ini forum penting sebagai amanat organisasi. KONI membuka ruang seluas-luasnya bagi FPTI untuk berkembang dan menargetkan raihan medali emas sebanyak-banyaknya pada PON NTB-NTT 2028," ujarnya.
Sementara itu, Ketua FPTI Sulawesi Tengah, H. Nanang, menyoroti kualitas sumber daya manusia yang dimiliki FPTI, baik pelatih maupun atlet. Menurutnya, capaian prestasi atlet harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pembinaan.
"SDM kita sudah sangat baik, pelatih pun telah memiliki level nasional. Tugas kita adalah mengimbangi dan menguatkan pembinaan agar prestasi atlet terus meningkat," ungkapnya.
Ketua Panitia Musprov, Imran, menambahkan bahwa forum ini juga menjadi sarana penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sekaligus memperkuat soliditas organisasi.
"Saya yakin dengan kehadiran seluruh peserta, Musprov ini akan menghasilkan proses dan keputusan yang luar biasa bagi kemajuan FPTI Sulteng," katanya.
Dari total 13 Pengurus FPTI kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, mayoritas hadir dan berpartisipasi aktif dalam Musprov. Kehadiran tersebut diharapkan memperkuat sinergi dan kolaborasi program pembinaan atlet, baik untuk kebutuhan daerah maupun persiapan menuju pelatnas serta PON 2028. (***)
