Persiapan Muswil ISPI Sulteng 2025 Dimatangkan

PALU, Sararamedia.id - Menyongsong pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Sulawesi Tengah yang dijadwalkan pada 29 Januari 2025 mendatang, persiapan intensif terus dilakukan oleh Tim AdHoc berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01.008/SK-PB ISPI/XI/2024.

Ketua Tim AdHoc, Doktor Rusdin, optimis terhadap kelancaran acara ini.

``Musyawarah ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kepengurusan dan merancang program kerja proaktif dalam mendukung sektor peternakan di Sulawesi Tengah. Persiapan berjalan dengan baik, dan kami terus berkoordinasi dengan panitia untuk memastikan aspek teknis dan administratif terpenuhi,`` jelasnya.

Sekretaris Tim AdHoc, Doktor Nurlina menambahkan, komunikasi efektif menjadi prioritas untuk menjangkau peserta.

``Kami membentuk koordinator di setiap kabupaten/kota untuk memastikan informasi tersampaikan. Dokumen seperti draft AD/ART, tata tertib musyawarah, dan agenda acara telah disiapkan dan akan segera didistribusikan,`` paparnya.

Muswil ini tak hanya bertujuan memilih pengurus baru, tetapi juga memperkuat jaringan dan sinergi antar sarjana peternakan di Sulawesi Tengah. Mengusung tema "Meningkatkan Peran Sarjana Peternakan dalam Mendukung Kedaulatan Pangan Berbasis Lokal," acara ini diharapkan berdampak positif bagi pengembangan sektor peternakan di daerah.

Disatu sisi, laporan panitia menunjukkan meningkatnya antusiasme peserta. Kendala komunikasi yang sebelumnya menjadi hambatan berhasil diatasi melalui koordinasi solid di lapangan.

``Kami memastikan peserta menerima informasi akurat dan tepat waktu. Komitmen kami adalah memberikan yang terbaik demi kesuksesan acara ini,`` kata Nurlina.

Dasar pembentukan Tim AdHoc telah ditandatangani oleh Ketua Umum Pengurus Besar ISPI, Dr. Ir. H. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc M.M, IPU, ASEAN.Eng. Dengan persiapan matang dan dukungan aktif seluruh panitia dan peserta, Muswil ISPI Sulawesi Tengah 2025 diharapkan berjalan lancar dan memberikan semangat baru untuk pengembangan peternakan di wilayah tersebut. (***)


Comment As:

Comment (0)