LAKUEMAS Perkuat Literasi Perdagangan Emas Digital di Pameran 2024

DK JAKARTA, Sararamedia.id - LAKUEMAS bersama Perkumpulan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) berkolaborasi memperkenalkan inovasi perdagangan emas fisik secara digital melalui Kegiatan Literasi dan Pameran Perdagangan Emas Fisik Digital 2024.

Acara ini digelar di Hotel Novotel, Tangcity Superblock, Tangerang, Banten, mengusung tema “Perdagangan Emas : Dongkrak Kinerja Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan Dorong Inovasi Ekspor”, Jumat (13/12/2024) waktu setempat.

Acara ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang perdagangan emas digital, yang semakin diminati seiring perkembangan teknologi. Data BAPPEBTI mencatat transaksi perdagangan emas fisik digital periode Januari-Oktober 2024 mencapai Rp.48,9 triliun, naik signifikan 856,2% dibandingkan periode yang sama pada 2023 sebesar Rp.5,1 triliun.

LAKUEMAS, sebagai pedagang emas fisik digital berlisensi resmi BAPPEBTI, turut serta dalam acara ini dengan menghadirkan booth interaktif. Chief Executive Officer (CEO) LAKUEMAS, Edy Setiawan, menyatakan bahwa kehadiran LAKUEMAS merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku industri.

``Partisipasi kami bertujuan memperkuat literasi masyarakat terkait perdagangan emas fisik secara digital. Kami percaya bahwa edukasi yang kuat, didukung inovasi teknologi, dapat meningkatkan transaksi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,`` ujar Edy Setiawan.

Sebagai pelopor, LAKUEMAS telah menghadirkan inovasi seperti ATM Emas pertama di Indonesia sejak 2019, memungkinkan pengguna membeli dan menarik emas fisik secara langsung.

``Hingga saat ini, LAKUEMAS menjadi satu-satunya pedagang emas fisik digital berlisensi BAPPEBTI yang menyediakan fasilitas ini,`` tambah Edy.

Untuk 2025, LAKUEMAS berencana menghadirkan lebih banyak inovasi yang mempermudah akses masyarakat terhadap emas digital. Sebagai platform omni-channel, LAKUEMAS memungkinkan transaksi emas melalui aplikasi online, ATM Emas, butik offline, hingga kolaborasi dengan ekosistem ritel perhiasan di bawah Central Mega Kencana (CMK) Group.

LAKUEMAS juga menghadirkan fitur-fitur yang mengedepankan kecepatan dan keamanan transaksi. Pengguna dapat membeli, menjual, dan mengirim emas hanya dalam hitungan detik melalui aplikasi.

``Aplikasi LAKUEMAS telah diunduh lebih dari 1,5 juta kali dan memiliki lebih dari 1 juta anggota,`` jelas Edy.

Diskusi Panel dengan Para Pakar
Acara ini juga menghadirkan diskusi panel bertajuk “Perdagangan Emas : Dongkrak Kinerja Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan Dorong Inovasi Ekspor”, yang menghadirkan narasumber dari :

Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK BAPPEBTI

Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan

Perkumpulan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI)

Annisa Steviani (influencer)

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin paham dan teredukasi mengenai investasi emas digital. Dengan dukungan regulator, pelaku usaha, dan komunitas, ekosistem perdagangan emas digital diyakini dapat memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian Indonesia.

LAKUEMAS adalah platform investasi emas digital pertama di Indonesia yang memungkinkan pembelian, penyimpanan, hingga penarikan emas secara mudah melalui aplikasi mobile, website, dan jaringan butik. Sebagai bagian dari ekosistem Central Mega Kencana (CMK) Group, LAKUEMAS terintegrasi dengan ritel perhiasan MONDIAL, Frank & Co., dan The Palace Jeweler. LAKUEMAS juga menghadirkan ATM Emas sebagai solusi transaksi emas fisik secara cepat, mudah, dan aman.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.lakuemas.com. (***)


Comment As:

Comment (0)