Sarara Media
Bukan Sekedar Organisasi, Forum Pemuda Buol Ditantang Hasilkan Inovasi
Friday, 30 Oct 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

BUOL, SARARAMEDIA.ID - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dokter Reny A. Lamadjido, mengajak generasi muda Kabupaten Buol tidak hanya menggantungkan masa depan pada seleksi calon aparatur sipil negara (CPNS). Ia mendorong pemuda mulai berani mengembangkan usaha, menggali potensi daerah, dan melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Reny saat menghadiri pelantikan pengurus dan anggota Forum Pemuda Sulawesi Tengah Kabupaten Buol periode 2026-2031 di Hotel Surya Wisata, Kabupaten Buol, Sabtu (31/10/2026).

Mengangkat tema “Berani Memperkuat Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Menuju Buol Hebat, Sulteng Nambaso”, pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Reny mengapresiasi terbentuknya Forum Pemuda Kabupaten Buol. Namun, ia mengingatkan agar organisasi tersebut tidak berhenti sebagai wadah berkumpul atau sekadar menjadi kebanggaan pengurus. Forum itu harus mampu memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas dan menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.

"Saya berharap Forum Pemuda ini menjadi wadah, bukan sekadar gagah-gagahan, tetapi wadah yang memberikan ruang bagi seluruh pemuda untuk berinovasi dan berkreativitas agar kita semuanya berhasil," kata Reny.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Wagub adalah pola pikir generasi muda dalam menentukan masa depan pekerjaan. Menurut dia, menjadi ASN bukan satu-satunya jalan untuk meraih keberhasilan. Dunia usaha dan kewirausahaan juga menawarkan peluang yang perlu dimanfaatkan.

"Tidak dilarang mengikuti CPNS, tetapi jangan pernah galau kalau tidak masuk CPNS. Allah pasti memberikan yang terbaik buat kita. Kalau kita tidak bisa CPNS, berarti Anda berhasil jadi pengusaha," ujarnya.

Reny juga meminta Forum Pemuda mengambil bagian dalam menggali potensi sumber daya alam dan peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Buol. Menurutnya, pemuda perlu tampil sebagai penggerak usaha lokal sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah dan investor.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat setempat.

Ia turut mengingatkan seluruh pengurus agar tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi terlibat langsung mendukung program pembangunan pemerintah daerah, khususnya berbagai program Berani yang tengah dijalankan.

"Kita harus kompak dan solid. Saya ingin semua pengurus bisa terlibat langsung dalam inovasi dan program Berani," tegasnya.

Reny berharap Forum Pemuda Kabupaten Buol dapat menjadi ruang pengabdian sekaligus tempat lahirnya gagasan-gagasan baru. Persatuan dan solidaritas antarpemuda, menurut dia, perlu dijaga agar organisasi mampu memberikan kontribusi yang bisa dirasakan masyarakat.

Pelantikan kepengurusan periode 2026-2031 ini pun membawa tantangan tersendiri. Forum Pemuda tidak cukup hanya menunjukkan aktivitas organisasi, tetapi juga dituntut membuktikan perannya dalam mendorong kreativitas, kewirausahaan dan pembangunan daerah. (***)