
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Hal itu terlihat ketika Bhabinkamtibmas Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, Brigadir Sahfil, bersama pemerintah desa dan warga turun langsung menangani kobaran api di lahan milik warga pada Selasa malam, (20/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 wita. Informasi awal berasal dari seorang warga yang melihat kobaran api dari kejauhan dan segera melaporkannya kepada Sahfil, yang saat itu tengah menyambangi masyarakat di wilayah binaannya.
Setelah menerima laporan, Sahfil langsung menuju lokasi bersama Sekretaris Desa Poi, Erwin, kepala desa, aparat desa lainnya, dan sejumlah warga. Mereka bergotong royong melakukan pemadaman untuk mengendalikan api.
Dengan peralatan yang tersedia, upaya penanganan dilakukan secara manual. Warga dan aparat memukul titik-titik api menggunakan alat seadanya serta menyiramnya dengan air yang dibawa menggunakan ember.
Kerja sama tersebut membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dipadamkan melalui upaya bersama aparat dan masyarakat setempat.
Meski api telah berhasil dikendalikan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa penanganan kebakaran lahan membutuhkan kewaspadaan dan respons cepat, terutama ketika sumber api pertama kali terlihat.
Sahfil mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat atau pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan segera melaporkan kepada pihak terkait apabila melihat kobaran api agar dapat ditangani secepat mungkin," ujarnya.
Peristiwa di Desa Poi memperlihatkan pentingnya koordinasi antara kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Keterlibatan warga sejak awal dapat membantu mempercepat penanganan sebelum api berpotensi menjalar ke area yang lebih luas.
Namun, kewaspadaan tetap perlu dijaga. Pencegahan, pelaporan dini, dan penanganan sesuai prosedur menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran serta melindungi lingkungan dan aset milik masyarakat. (***)