
PALU, SARARAMEDIA.ID - Penguatan organisasi dan pembinaan atlet menjadi langkah penting dalam mendorong prestasi olahraga daerah di tingkat regional hingga nasional. Semangat tersebut mengiringi terpilihnya Farid Podungge sebagai Ketua Umum Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026-2030 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) I yang berlangsung di Hotel Sutan Raja, Kota Palu, Sabtu (17/10/2026).
Farid terpilih secara aklamasi setelah seluruh pemilik suara yang hadir menyepakati dirinya untuk memimpin organisasi tersebut, menggantikan Armin Amiruddin. Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi, memperluas pembinaan atlet, dan meningkatkan daya saing lifter Sulawesi Tengah menghadapi berbagai agenda kompetisi.
Armin Amiruddin menilai Farid memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga angkat berat di daerah. Menurut dia, Farid selama ini telah memberikan dukungan moril maupun materil kepada para atlet.
"Beliau sangat layak karena sudah mendukung secara moril dan materil para lifter angkat berat di Sulteng," kata Armin seusai Musprov.
Musyawarah tersebut dihadiri perwakilan pengurus PABERSI Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Tojo Una-Una, dan Banggai Kepulauan. Sejumlah klub angkat berat, atlet, serta jajaran pengurus provinsi turut mengikuti agenda organisasi tersebut.
Setelah ketua umum terpilih ditetapkan, tim formatur diberi waktu satu minggu untuk menyusun kepengurusan PABERSI Sulawesi Tengah periode 2026-2030. Penyusunan struktur organisasi ini menjadi tahapan lanjutan untuk merumuskan program kerja dan memperkuat pembinaan atlet.
Armin berharap kepengurusan baru dapat mendorong perkembangan angkat berat di Sulawesi Tengah. Salah satu agenda yang diharapkan terealisasi ialah keikutsertaan cabang olahraga tersebut sebagai ekshibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Morowali pada Desember 2026.
Selain memperluas ruang kompetisi di tingkat daerah, PABERSI Sulteng juga diharapkan mempersiapkan sebanyak mungkin atlet untuk mengikuti babak kualifikasi PON yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Persiapan itu menjadi bagian dari upaya mengantarkan atlet Sulawesi Tengah bersaing pada PON 2028.
"Harapan kami, sebanyak mungkin atlet bisa lolos BK PON dan meraih medali emas pada PON NTT-NTB 2028," ujar Armin.
Sementara itu, Farid Podungge menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, klub, atlet, dan pemilik suara yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi melalui kerja sama dan keterlibatan seluruh unsur PABERSI.
"Terima kasih banyak kepada pengurus, klub dan atlet PABERSI atas amanah ini. Insya Allah dengan tekad kuat dan komitmen bersama, PABERSI Sulteng ke depan bisa diperhitungkan," kata Farid.
Ia berharap para atlet angkat berat Sulawesi Tengah semakin mampu bersaing dan meraih prestasi, baik pada tingkat lokal, regional, maupun nasional.
"Mari kita bersama-sama memajukan olahraga ini. Dari Sulteng kita bisa," ujarnya.
Terpilihnya Farid kini menjadi awal bagi kepengurusan PABERSI Sulawesi Tengah untuk menyusun langkah konkret, mulai dari penguatan organisasi dan pembinaan atlet hingga persiapan menghadapi kompetisi mendatang. Keberhasilan program tersebut akan bergantung pada konsistensi kerja pengurus, dukungan klub, serta kesiapan atlet dalam meningkatkan prestasi. (***)