Sarara Media
Anwar Hafid Serukan Kewaspadaan terhadap Kabut Asap dan Penguatan Ibadah
Saturday, 10 Oct 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sulawesi Tengah menjadi perhatian pemerintah daerah. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat penurunan kualitas udara.

Imbauan tersebut disampaikan Anwar saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dzikir akbar di Sekretariat Majelis Dzikir Ittihadul Ummat, Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu, (11/10/2026).

Dalam sambutannya, Anwar menyebut kabut asap berdampak pada wilayah Palu hingga Parigi Moutong. Kondisi itu dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu penurunan kualitas udara di sejumlah kawasan.

"Kalau keluar rumah, kalau bisa pakai masker," kata Anwar, mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap risiko gangguan pernapasan.

Di tengah kondisi tersebut, Gubernur juga mengajak masyarakat memperbanyak doa agar hujan segera turun dan musim kemarau berakhir. Ia berharap perubahan cuaca dapat membantu memulihkan kondisi udara di Sulawesi Tengah.

"Cuma doa saja yang bisa mendatangkan hujan dari langit," ujarnya.

Selain menyinggung persoalan kabut asap, Anwar memanfaatkan momentum Maulid Nabi untuk mengingatkan pentingnya menerjemahkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW ke dalam perilaku sehari-hari. Menurut dia, peringatan Maulid tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi perlu menjadi pengingat untuk menjaga ibadah dan mengamalkan ajaran Nabi.

Pesan tersebut, kata Anwar, sejalan dengan program BERANI Berkah yang menjadi salah satu pilar dalam rangkaian program Nawa Cita BERANI Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Program BERANI Berkah, dalam penjelasannya, menitikberatkan pada penguatan dua kebiasaan ibadah bagi umat Islam, yakni salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an.

"Kalau mengaku cinta kepada Nabi Muhammad, jaga salat. Kalau mengaku cinta kepada Nabi Muhammad, jaga Al-Qur’an, tiap hari dibaca," tuturnya.

Anwar menekankan bahwa penguatan kehidupan spiritual merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat dan keluarga yang lebih baik. Ia mengajak warga menerapkan nilai-nilai keagamaan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalau mau Sulteng ini hebat. Kalau mau rumah tangga kita hebat maka laksanakan BERANI Berkah," katanya.

Peringatan Maulid Nabi dan dzikir akbar tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi dan kabupaten, pejabat perangkat daerah, ulama, tokoh masyarakat, kelompok majelis taklim, santri, serta warga setempat. (***)