Sarara Media
Sisi Lain Hendly Mangkali yang Jarang Disorot
Friday, 31 Jul 2026 00:00 am
Sarara Media

Sarara Media

MOROWALI UTARA, SARARAMEDIA.ID - Di tengah dinamika dunia jurnalistik dan berbagai tantangan yang pernah dihadapinya, sosok Hendly Mangkali dikenal bukan hanya sebagai insan pers, tetapi juga sebagai penggerak berbagai aktivitas sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Beritamorut.com tersebut selama ini aktif membangun jejaring kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Selain menjalankan tugas jurnalistik, Hendly juga dipercaya sebagai Koordinator Relawan Ambulans Sulawesi Tengah yang kerap terlibat dalam penanganan kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan sosial hingga aksi kemanusiaan di berbagai daerah.

Perjalanan hidup Hendly kembali menjadi perhatian publik setelah dirinya menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Petobo pada 5 Juli 2026. Ia sebelumnya menjalani masa pidana selama satu bulan dalam perkara yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Namun, pasca menyelesaikan proses hukum tersebut, Hendly memilih untuk kembali berbaur dengan masyarakat melalui kegiatan sosial. Langkah pertamanya diwujudkan dengan berbagi bantuan dan kebahagiaan bersama anak-anak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna serta Panti Asuhan Imanuel di Kota Palu.

Aktivitas sosial itu tidak berhenti sampai di sana. Dalam beberapa pekan terakhir, ia juga aktif menggalang dukungan dan donasi masyarakat melalui berbagai platform media sosial guna membantu penyediaan material pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Morowali Utara.

Menurut Hendly, rumah ibadah memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian bersama, tanpa membedakan latar belakang agama maupun kelompok tertentu.

Ia bahkan mendorong seluruh elemen, termasuk perusahaan yang beroperasi di kawasan pertambangan, agar turut berkontribusi terhadap pembangunan fasilitas keagamaan, khususnya di wilayah-wilayah lingkar tambang.

"Rumah ibadah merupakan tempat masyarakat memanjatkan doa dan membangun nilai-nilai kebersamaan. Karena itu, keberadaannya perlu menjadi perhatian semua pihak," ungkap Hendly dalam salah satu kesempatan.

Sebagai jurnalis, Hendly dikenal memiliki pandangan yang tegas dan kritis terhadap berbagai isu publik. Sikap tersebut kerap memunculkan perdebatan sekaligus menarik perhatian masyarakat. Meski demikian, sejumlah kalangan menilai konsistensinya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan menjadi sisi lain yang tidak banyak diketahui publik.

Melalui berbagai aksi yang dijalankannya, Hendly berupaya menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak cukup diwujudkan melalui narasi dan gagasan semata, melainkan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di tengah perjalanan hidup yang penuh dinamika, ia terus menegaskan komitmennya untuk tetap hadir, berkontribusi, dan menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas sosial di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Morowali Utara. (***)