Sarara Media
FORKI Sigi Gelar Kejurda Perdana
Thursday, 16 Jul 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Upaya memperkuat pembinaan olahraga karate di Kabupaten Sigi memasuki babak baru. Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi resmi menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Tahun 2026 sebagai ajang kompetisi sekaligus wadah evaluasi pembinaan atlet yang selama ini dilakukan oleh berbagai perguruan karate di daerah tersebut.

Kejuaraan yang menjadi agenda perdana FORKI Sigi itu secara resmi dibuka oleh Ketua Umum FORKI Kabupaten Sigi, Mayor Inf Tarno, di Gedung Kesenian Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Jumat pagi, (17/7/2026) waktu setempat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelantikan Pengurus FORKI Kabupaten Sigi Masa Bakti 2026-2030 dan menjadi momentum penting dalam membangun kembali semangat pembinaan olahraga karate yang berkelanjutan di Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya, Mayor Inf. Tarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan kejuaraan, mulai dari pengurus FORKI, ketua dan pelatih perguruan, dewan wasit dan juri, sponsor, para donatur, hingga para atlet yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Menurutnya, terselenggaranya Kejurda FORKI Sigi 2026 merupakan hasil kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak, terutama di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, termasuk kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah.

"Alhamdulillah, Kejurda Karate Kabupaten Sigi akhirnya dapat terlaksana. Ini bukan sekadar sebuah pertandingan, tetapi menjadi tonggak sejarah dan langkah awal yang baik bagi pembinaan karate di Kabupaten Sigi ke depan," ujar Mayor Tarno di hadapan peserta dan tamu undangan.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kejuaraan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi sarana untuk mengukur hasil latihan dan pembinaan atlet yang selama ini dilakukan oleh masing-masing perguruan.

Menurutnya, setiap atlet membutuhkan ruang kompetisi yang sehat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan yang dimiliki. Melalui Kejurda, pelatih maupun pengurus dapat melakukan evaluasi terhadap program pembinaan yang telah berjalan.

"Selama ini para atlet terus berlatih dan mengasah kemampuan. Melalui kejuaraan ini kita dapat melihat perkembangan mereka sekaligus melakukan evaluasi terhadap proses pembinaan yang telah dilakukan," katanya.

Selain aspek prestasi, Ketua FORKI Sigi itu menekankan pentingnya membangun persatuan dan kebersamaan antarperguruan. Ia mengajak seluruh insan karate di Kabupaten Sigi untuk menghilangkan sekat-sekat organisasi dan menjadikan FORKI sebagai rumah besar yang menaungi seluruh karateka.

Menurutnya, kebersamaan dan solidaritas merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang kuat serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

"Semua perguruan berada dalam satu wadah yang sama, yakni FORKI Kabupaten Sigi. Mari kita perkuat silaturahmi, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan demi kemajuan karate di daerah ini," pesannya.

Kepada para atlet yang bertanding, Mayor Tarno mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan etika sebagai bagian dari karakter seorang karateka. Ia meminta seluruh peserta menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa serta menjadikan setiap kemenangan maupun kekalahan sebagai sarana pembelajaran.

Ia juga mengajak para pelatih dan official untuk memberikan pendampingan terbaik kepada atlet, serta menjaga suasana pertandingan tetap kondusif dan penuh semangat persaudaraan.

Sementara itu, kepada dewan wasit dan juri, Mayor Tarno berharap seluruh pertandingan dipimpin secara profesional, objektif, adil, dan berintegritas sehingga mampu menghasilkan atlet-atlet terbaik yang benar-benar layak meraih prestasi.

"Profesionalisme serta integritas wasit dan juri akan menentukan kualitas kejuaraan ini. Dari sinilah akan lahir juara-juara yang nantinya menjadi kebanggaan Kabupaten Sigi," tegasnya.

Ia juga meminta panitia pelaksana memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung tertib, aman, lancar, dan tanpa kendala berarti sehingga Kejurda Karate Kabupaten Sigi dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam sistem pembinaan atlet daerah.

Mengakhiri sambutannya, Mayor Inf Tarno secara resmi membuka Kejuaraan Daerah Karate Kabupaten Sigi Tahun 2026 dengan mengucapkan lafaz Bismillahirrahmanirrahim.

"Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan semoga melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sigi di berbagai ajang yang lebih tinggi". pungkasnya.

Berdasarkan data panitia, Kejurda FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026 diikuti sebanyak 225 atlet dari delapan kontingen perguruan karate. Para peserta akan bersaing pada 48 nomor pertandingan selama dua hari pelaksanaan, yakni 17 hingga 18 Juli 2026.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi fondasi awal pembinaan karate yang lebih terarah, berjenjang, dan berkelanjutan guna mencetak generasi atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Sigi bersaing di tingkat regional maupun Nasional. (***)