Sarara Media
Dorong Inovasi Pangan Lokal Lewat Lomba Menu Bergizi B2SA
Tuesday, 19 May 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmen dalam mendorong pola konsumsi pangan sehat dan bergizi di tengah masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Lomba Cipta Menu Makan Bergizi Gratis B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang resmi dibuka Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 WITA dan melibatkan peserta dari berbagai kecamatan di wilayah Parigi Moutong. Lomba itu sekaligus menjadi wadah edukasi dan inovasi dalam pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Parigi Moutong, Asisten III Setda Parigi Moutong, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo, serta para pengelola SPPG se-Kabupaten Parigi Moutong.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan konsumsi pangan lokal melalui kolaborasi bersama SPPG di seluruh wilayah Parigi Moutong.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang lahirnya kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat dan bernilai gizi tinggi.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat pemanfaatan pangan lokal yang nantinya dapat dikelola dan dikembangkan oleh SPPG di Kabupaten Parigi Moutong sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemenuhan gizi masyarakat," ujarnya.

Peserta lomba berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Parigi Utara, Balinggi, Tinombo, Torue, Ampibabo, Parigi Selatan, Moutong, Parigi, Kasimbar, Tinombo Selatan, Taopa, Toribulu, Tomini, dan Parigi Tengah.

Adapun kategori menu yang diperlombakan meliputi menu makanan sehat untuk ibu hamil, remaja usia 9 hingga 12 tahun, serta balita usia 3 sampai 5 tahun. Setiap peserta menampilkan olahan pangan lokal dengan konsep kreatif, sehat, aman dikonsumsi, dan memenuhi prinsip gizi seimbang.

Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Ia menilai lomba menu B2SA menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi pangan sehat berbasis sumber daya lokal.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang sehat, bergizi, aman, dan berbasis potensi pangan lokal," kata Erwin Burase.

Bupati juga berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan berbagai inovasi menu yang mudah diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya berharap lahir inovasi menu yang kreatif, sehat, ekonomis, dan mudah diterapkan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda," tambahnya.

Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang berdasarkan hasil penilaian dewan juri. Kecamatan Kasimbar berhasil meraih Juara I dengan nilai 750. Posisi Juara II diraih Kecamatan Parigi Selatan dengan nilai 745, sementara Kecamatan Tinombo menempati Juara III dengan nilai 735.

Untuk kategori Harapan I diraih Kecamatan Parigi dengan nilai 730, sedangkan Kecamatan Moutong memperoleh nilai 690.

Melalui lomba tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pemanfaatan pangan lokal semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik. (IKP)