
PALU, SARARAMEDIA.ID - Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan Anwar Hafid, kembali memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tengah untuk periode 2026-2031 secara aklamasi.
Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang pleno Musda V yang digelar di Kota Palu, Minggu (10/5/2026) sore. Seluruh peserta musyawarah secara bulat menyatakan dukungan terhadap Anwar Hafid sebagai satu-satunya calon ketua yang diusulkan dalam forum tersebut.
Keputusan itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 07 Tahun 2026 tentang Penetapan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, yang kemudian dilanjutkan dengan Surat Keputusan Nomor 08 Tahun 2026 tentang Penetapan Calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah periode 2026-2031.
Dalam jalannya sidang pleno, pimpinan sidang meminta persetujuan peserta terkait pencalonan Anwar Hafid.
"Apakah seluruh peserta Musda setuju dan sepakat menetapkan Saudara Dr. H. Anwar Hafid, M.Si sebagai Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026-2031?," tanya pimpinan sidang.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab serempak oleh peserta Musda dengan kata “setuju”, menandai dukungan penuh terhadap kepemimpinan Anwar Hafid untuk lima tahun ke depan.
Dengan hasil itu, Musda V Demokrat Sulawesi Tengah secara resmi menetapkan Anwar Hafid sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah untuk selanjutnya diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat guna memperoleh pengesahan resmi dari Ketua Umum Partai Demokrat.
Selain agenda penetapan ketua, forum Musda juga mengesahkan seluruh hasil persidangan melalui Surat Keputusan Nomor 11 Tahun 2026 tentang Pengesahan Seluruh Keputusan Hasil Persidangan Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026.
Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa seluruh tahapan persidangan telah dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat Tahun 2025, Peraturan Organisasi Partai Demokrat Tahun 2025, serta petunjuk pelaksanaan Musda dan Musdalub Tahun 2026.
Sidang pleno Musda V Partai Demokrat Sulawesi Tengah kemudian resmi ditutup pada pukul 19.06 WITA dalam suasana kondusif dan penuh semangat konsolidasi partai.
Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, memberikan apresiasi atas jalannya Musda yang dinilai berlangsung tertib dan demokratis.
Menurutnya, pelaksanaan Musda Demokrat Sulawesi Tengah dapat menjadi contoh pelaksanaan musyawarah daerah di lingkungan Partai Demokrat secara nasional.
"Musda kelima Partai Demokrat Sulawesi Tengah ini dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan lancar. Mudah-mudahan menjadi salah satu model bagi Partai Demokrat di mana pun berada," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai terpilihnya kembali Anwar Hafid secara aklamasi menjadi sinyal kuat soliditas internal partai sekaligus momentum kebangkitan Demokrat di Sulawesi Tengah.
Ia menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu bekerja hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
"Saya ingin ke depan semuanya menjadi kabinet kerja. Semua bekerja dan merepresentasikan seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah," kata Herman.
Ia juga meminta agar DPD Demokrat Sulawesi Tengah segera mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi pasca-Musda.
Menurut Herman, kepemimpinan Anwar Hafid yang saat ini juga menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah diyakini dapat semakin memperkuat posisi Partai Demokrat di daerah.
"Ini tanda-tanda kejayaan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah". pungkasnya. (***)