Sarara Media
Paskah Nasional ke-5 di Sigi Hadirkan Karnaval Rohani Bertema Sejarah Keselamatan
Friday, 24 Apr 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PALU, SARARAMEDIA.ID - Perayaan Paskah Nasional ke-5 yang dipusatkan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berlangsung semarak dan penuh makna melalui gelaran Karnaval Rohani yang menghadirkan konsep berbeda dari perayaan Paskah pada umumnya. Mengusung alur besar kisah Alkitab secara utuh, karnaval ini menampilkan narasi perjalanan iman Kristen mulai dari penciptaan, kejatuhan manusia dalam dosa, karya keselamatan Yesus Kristus, hingga turunnya Roh Kudus pada peristiwa Pentakosta.

Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian utama Paskah Nasional 2026 ini digelar, pada Sabtu (25/4/2026) sore, melibatkan puluhan gereja, sekolah, dan lembaga Kristen dari Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Peserta dari Kota Palu memulai iring-iringan dari Lapangan GKST Imanuel Palu, sementara rombongan dari Kabupaten Sigi mengambil titik start di Taman Likuifaksi Biromaru. Kedua rombongan kemudian bergerak menuju titik akhir di Markas Komando Batalyon A Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, Desa Loru, Kecamatan Biromaru, yang menjadi pusat kegiatan.

Person In Charge (PIC) Karnaval Rohani, Pendeta Fany Madayanto, M.Th, mengatakan konsep yang diusung tahun ini menjadi pembeda karena tidak sekadar parade Paskah, tetapi dikemas sebagai visualisasi lengkap cerita Alkitab yang disampaikan melalui atraksi dan kreativitas peserta.

Menurutnya, setiap kelompok menampilkan fragmen yang berbeda sebagai satu rangkaian kisah yang saling terhubung, mulai dari penciptaan Adam dan Hawa, kisah para nabi, kelahiran Yesus Kristus, pelayanan-Nya bersama para murid, penyaliban, kebangkitan, kenaikan ke surga, hingga peristiwa Pentakosta.

"Ini bukan hanya karnaval biasa, tetapi juga bentuk pewartaan iman melalui media kreatif yang bisa dipahami masyarakat luas. Kami ingin menunjukkan bahwa kisah Alkitab adalah satu narasi utuh tentang keselamatan," ujar Pendeta Fany.

Ia menegaskan, model karnaval dengan pendekatan naratif semacam ini menjadi yang pertama digelar dalam rangka Paskah Nasional dan diharapkan memberi warna baru dalam perayaan-perayaan serupa di masa mendatang.

Antusiasme peserta disebut sangat tinggi. Tercatat sekitar 18 hingga 20 gereja, sekolah, dan lembaga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dari Kabupaten Sigi, sembilan gereja terlibat aktif, sementara dari Kota Palu sekitar 20 gereja ikut meramaikan iring-iringan rohani tersebut.

Sepanjang rute karnaval, peserta menampilkan berbagai atraksi tematik dengan kostum, properti, dan penguatan pesan-pesan spiritual yang menggambarkan setiap fase dalam perjalanan sejarah keselamatan.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan penilaian bagi peserta terbaik dengan kategori juara satu hingga tiga. Penilaian dilakukan oleh delapan aras gereja dengan sejumlah indikator, meliputi kreativitas, kekuatan pesan rohani, serta penyampaian alur cerita.

Pendeta Fany mengatakan keterlibatan lintas gereja dan lembaga menjadi wujud persatuan umat sekaligus kesaksian iman di ruang publik.

"Kami berharap ini tidak berhenti di Paskah Nasional tahun ini saja, tetapi dapat menjadi agenda tahunan dengan partisipasi yang semakin luas," katanya.

Selain Karnaval Rohani, rangkaian Paskah Nasional ke-5 juga diisi dengan Ibadah Paskah Pemuda pada Sabtu sore pukul 17.30 WITA. Sementara puncak perayaan dijadwalkan berlangsung Minggu, 26 April 2026 melalui Ibadah Paskah Umum pukul 16.00 WITA, yang akan dilanjutkan seremoni penutupan pada pukul 18.30 WITA.

Dipusatkannya Paskah Nasional di Kabupaten Sigi dinilai menjadi momentum strategis memperkuat nilai spiritual, persaudaraan, sekaligus memperkenalkan daerah sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan berskala nasional. Perayaan ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi promosi budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat. (***)