Sarara Media
Satlinmas Didorong Jadi Agen Perubahan Sosial, Sekda Zulfinasran Buka Diklat Penguatan Kapasitas
Wednesday, 22 Apr 2026 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PARIGI MOUTONG, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai ujung tombak perlindungan warga dan pilar ketahanan sosial di desa. Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, saat mewakili Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kapasitas Satlinmas di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (23/4/2026).

Dalam sambutannya, Zulfinasran menekankan bahwa peningkatan kapasitas Satlinmas bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah memperkuat perlindungan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Menurutnya, Satlinmas memiliki posisi penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus elemen terdepan dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan warga.

"Satlinmas bukan sekadar pelengkap organisasi di desa, tetapi garda terdepan yang berperan langsung dalam menjaga keamanan lingkungan dan perlindungan masyarakat," tegas Zulfinasran.

Ia menjelaskan, peran Satlinmas kini terus berkembang seiring dinamika sosial dan tantangan pembangunan. Karena itu, melalui diklat ini para anggota Linmas didorong memiliki kapasitas yang lebih luas, mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana, mendukung pengamanan demokrasi, membantu edukasi hukum di tengah masyarakat, hingga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pembangunan.

Dalam aspek kebencanaan, Satlinmas diharapkan mampu menjadi tim reaksi cepat di tingkat desa, terutama dalam penanganan awal saat terjadi situasi darurat. Pada sisi demokrasi, mereka juga diproyeksikan ikut mendukung terciptanya proses pemilu dan pilkada yang aman, tertib, dan kondusif.

Sekda juga menegaskan penguatan Satlinmas telah menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan daerah dan terintegrasi dalam RPJMD Kabupaten Parigi Moutong. Implementasinya dilakukan melalui sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk dukungan pembinaan, fasilitas logistik, serta kolaborasi pembiayaan melalui APBD dan skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurutnya, penguatan kelembagaan Satlinmas merupakan investasi sosial jangka panjang bagi ketahanan desa.

"Satlinmas harus dipandang sebagai pilar ketahanan sosial yang menopang pembangunan daerah. Jika kapasitas mereka terus diperkuat, maka kontribusinya terhadap stabilitas sosial dan ketangguhan masyarakat akan semakin besar," ujarnya.

Lebih jauh, Zulfinasran mendorong Satlinmas bertransformasi tidak hanya sebagai aparat pendukung ketertiban, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang mampu menjaga harmoni, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menopang iklim demokrasi lokal yang sehat.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap melalui Diklat Penguatan Kapasitas ini, Satlinmas semakin profesional, tangguh dan adaptif dalam menjawab tantangan di lapangan, sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketahanan desa. (IKP)