Sarara Media
FDL Digenjot, Kantor Camat Lindu Akan Dibangun dengan Konsep Wisata
Sunday, 05 Apr 2026 00:00 am
Sarara Media

Sarara Media

FOTO : Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae saat memberikan sambutan dihadapan seluruh Kades dan Camat Lindu serta petugas medis Puskesmas Lindu di Desa Tomado, Minggu siang, 5 April 2026. (Dok/SM)

SIGI, SARARAMEDIA.ID - Dalam kunjungan kerja di Kecamatan Lindu sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mematangkan event tahunan Festival Danau Lindu (FDL) 2026 yang direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan pentingnya penataan kawasan Lindu sebagai destinasi wisata unggulan. Ia meminta seluruh pihak, mulai dari OPD hingga pemerintah desa, untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan secara konsisten, bukan hanya saat ada kunjungan pejabat atau event besar.

Menurutnya, wajah kawasan wisata harus mencerminkan kesiapan daerah dalam menyambut wisatawan. Oleh karena itu, penataan jalan, kebersihan lingkungan, serta estetika kawasan menjadi perhatian utama.
Ia juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk memastikan akses jalan menuju Lindu tetap dalam kondisi baik dan terawat, termasuk pembersihan bahu jalan dan area sekitar jalur utama menuju desa.

Selain infrastruktur dasar, Bupati juga mendorong pembangunan kantor Camat Lindu yang lebih representatif. Ia meminta agar perencanaan pembangunan segera dilakukan, dengan konsep yang mencerminkan karakter kawasan wisata.

"Ke depan, kantor camat harus menjadi bagian dari wajah daerah. Desainnya harus menarik dan mencerminkan identitas kawasan wisata," tegas Bupati saat rapat terbatas dengan seluruh Kades dan Camat Lindu, petugas medis Puskesmas Lindu, serta masyarakat setempat di Desa Tomado, Minggu sore, (5/4/2026).

Bupati juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam menjaga kebersihan dan penataan lingkungan. Ia mendorong agar sebagian dana desa dialokasikan untuk program kebersihan dan penataan kawasan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah kabupaten, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah desa.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut memaparkan kondisi fiskal daerah yang masih terbatas, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal dan masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Meski begitu, ia menegaskan komitmennya untuk mencari solusi dengan membuka peluang investasi serta menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk rencana koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat guna mendukung pengembangan kawasan Lindu.

"Saya tidak ingin pembangunan berjalan stagnan. Kita harus bergerak cepat, mencari peluang dari luar, dan memastikan Lindu benar-benar siap menjadi destinasi unggulan," ujarnya.

Bupati juga memastikan bahwa kunjungan ini bukan yang terakhir. Ia berencana kembali melakukan peninjauan dalam waktu dekat usai terlebih dahulu menemui Menteri Perhubungan di Jakarta. Nantinya, kunjungan Bupati di Lindu tersebut untuk memastikan seluruh arahan telah ditindaklanjuti oleh perangkat daerah dan pemerintah setempat.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap Festival Danau Lindu 2026 dapat benar-benar sukses sekaligus menjadi momentum penguatan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. (***)