
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi memulai pengembangan ruas jalan penghubung Desa Boladangko-Banggaiba di Kabupaten Sigi sebagai langkah memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Peresmian proyek tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Lapangan Desa Lonca, Kecamatan Kulawi, pada Kamis siang, (2/4/2026) waktu setempat.
Pengembangan ruas jalan ini merupakan bagian dari Program BERANI Lancar, sebuah inisiatif strategis Pemprov Sulteng yang difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut tidak hanya bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru.
"Alhamdulillah, melalui dukungan CSR dari PT Anugerah Lestari Power, kita akan membangun jalan sepanjang kurang lebih 65 kilometer dengan lebar 10 meter," ujarnya.
Ia menjelaskan, pelebaran dan peningkatan kualitas jalan akan memberikan dampak langsung terhadap distribusi barang dan jasa, sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap pusat-pusat ekonomi.
"Kalau jalannya sudah lebar dan bagus, mobilitas akan semakin lancar. Ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat," katanya.
Proyek ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun. Dengan demikian, pada tahun 2027 mendatang, akses darat menuju Banggaiba diharapkan sudah dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman.
"Target kita 1,5 tahun selesai. Insyaallah 2027 nanti sudah bisa kita lalui dengan kendaraan secara optimal," tambahnya.
Pembangunan ruas jalan Boladangko-Banggaiba juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mempercepat pembangunan daerah. Keterlibatan PT Anugerah Lestari Power melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dinilai menjadi faktor penting dalam merealisasikan proyek tersebut.
Menurut Anwar, sinergi semacam ini akan terus didorong guna memperluas jangkauan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tengah.
"Ini bagian dari komitmen kami agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dengan berbagai pihak," tegasnya.
Melalui Program BERANI Lancar, Pemprov Sulteng menargetkan terciptanya pemerataan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan terisolasi. (***)