
FOTO : (Deretan ke empat dari kiri), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sigi, Aizah Nuim Hayat saat foto bersama usai menjadi narasumber dalam sesi podcast program Tribun Motesa-tesa yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Bora, Senin pagi, 16 Maret 2026. (Dok/Ist)
SIGI, SARARAMEDIA.ID - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sigi, Aizah Nuim Hayat, memaparkan berbagai program strategis organisasi yang dipimpinnya, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi hingga dukungan terhadap penanganan stunting di daerah.
Hal tersebut disampaikan Aizah saat menjadi narasumber dalam sesi podcast program Tribun Motesa-tesa yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sigi di Kantor Diskominfo Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Senin pagi, (16/3/2026) waktu setempat.
Dalam perbincangan tersebut, Aizah menjelaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang beranggotakan para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya keluarga ASN agar mampu berkontribusi dalam pembangunan.
Ia menyebutkan, meski berada di bulan Ramadan, aktivitas organisasi tetap berjalan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
"Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah sekaligus mempererat silaturahmi. Anggota DWP tetap aktif melalui kegiatan berbagi takjil, buka puasa bersama, hingga mengikuti safari Ramadan bersama Pemerintah Kabupaten Sigi," ujar Aizah.
Secara historis, organisasi Dharma Wanita awalnya dibentuk pada tahun 1974. Kemudian pada 1999 dilakukan pembaruan organisasi yang melahirkan Dharma Wanita Persatuan dengan sistem organisasi yang lebih terbuka dan profesional.
Dalam kesempatan itu, Aizah juga menjelaskan perbedaan antara Dharma Wanita Persatuan dan Tim Penggerak PKK. Menurutnya, DWP secara khusus beranggotakan para istri ASN, sementara PKK merupakan gerakan nasional yang melibatkan masyarakat secara luas dan umumnya dipimpin oleh istri kepala daerah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program kerja DWP Kabupaten Sigi difokuskan pada tiga bidang utama, yakni pendidikan, ekonomi, serta sosial budaya.
Pada bidang pendidikan, DWP aktif melakukan sosialisasi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) organisasi serta memberikan penyuluhan terkait pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di tingkat kecamatan.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anggota mengenai hak dan kewajiban dalam keluarga sekaligus mendorong pencegahan kasus KDRT," jelasnya.
Sementara pada bidang ekonomi, DWP Sigi menjalin kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM dalam pengembangan produk ekonomi kreatif serta membantu pemasaran produk-produk usaha mikro masyarakat.
Adapun di bidang sosial, DWP turut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anggota dan keluarga. Selain itu, kegiatan bakti sosial juga dilakukan dengan memberikan makanan tambahan serta vitamin bagi anak-anak yang mengalami stunting, khususnya di Desa Jono Oge, Kecamatan Dolo.
Aizah menegaskan bahwa kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut. Sejumlah OPD yang selama ini aktif bersinergi dengan DWP di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial. Dalam diskusi tersebut, Aizah juga menyoroti pentingnya kemampuan manajemen waktu bagi perempuan yang aktif dalam organisasi.
Menurutnya, peran sebagai istri dan ibu tetap menjadi prioritas utama dalam keluarga, sementara organisasi menjadi wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat peran perempuan dalam masyarakat.
Memasuki usia ke-26 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sigi, ia berharap organisasi tersebut dapat terus memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam mendukung pendidikan anak melalui penguatan literasi keluarga dan peningkatan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan.
Selain itu, DWP juga berkomitmen mendukung program pemerintah daerah dalam menekan angka stunting melalui edukasi gizi, sosialisasi kesehatan ibu dan anak, serta penyuluhan bersama tenaga kesehatan.
Di akhir perbincangan, Aizah berharap Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sigi dapat terus menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi keluarga ASN maupun masyarakat luas.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi serta menjadi teladan dalam keluarga demi mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera di Kabupaten Sigi. (***)