Sarara Media
Sekolah Rakyat Jadi Fokus, Mensos Nilai Komitmen Pemkab Sigi Menurunkan Kemiskinan
Wednesday, 25 Feb 2026 00:00 am
Sarara Media

Sarara Media

FOTO : (Kiri), Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf dan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae di Jakarta, Senin malam, 23 Februari 2026. (Dok/Pkm)

DK JAKARTA, SARARAMEDIA.ID - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf memberikan apresiasi atas komitmen dan langkah Pemerintah Kabupaten Sigi dalam menurunkan angka kemiskinan melalui pendekatan kolaboratif dan program berkelanjutan. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi Siti Halwiah, di kompleks Kementerian Sosial, Jakarta, Senin malam (23/2/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, Kepala Dinas Sosial, Ariyanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Heru Murtanto, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas finalisasi sekaligus penguatan sinergi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sigi. Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu kebijakan strategis Kemensos yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sebagai upaya konkret memutus mata rantai kemiskinan.

Menteri Sosial menilai Pemerintah Kabupaten Sigi menunjukkan respons cepat dan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keberhasilan penurunan kemiskinan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam memastikan program sosial dan pendidikan tepat sasaran serta berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sigi untuk mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi jangka panjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Pendidikan merupakan fondasi utama untuk memutus rantai kemiskinan. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan anak-anak di Kabupaten Sigi memperoleh akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas," ujar Rizal Intjenae.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sigi menunjukkan tren positif. Berdasarkan data pemerintah daerah, pada periode 2021 hingga 2024, tingkat kemiskinan masih berada di kisaran 12 persen. Namun pada 2025, angka tersebut berhasil ditekan hingga berada di kisaran 10 persen.

Pemerintah Kabupaten Sigi berharap dukungan dan sinergi dengan Kementerian Sosial dapat terus diperkuat agar berbagai program strategis, khususnya di bidang pendidikan dan perlindungan sosial, dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (***)