Sarara Media
Telkom Latih UMKM Sulteng Hadapi Komentar Negatif dan Krisis Digital
Monday, 17 Nov 2025 00:00 am
Sarara Media

Sarara Media

PALU, SARARAMEDIA.ID - Telkom Witel Sulawesi Bagian Tengah (Sulbagteng) melalui Rumah BUMN menggelar pelatihan komunikasi krisis bagi pelaku UMKM dengan tema “Tetap Tenang Saat Badai: Cara Menangani Komentar Negatif dan Krisis Online”, Jumat pagi, (7/11/2025) waktu setempat.

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pelatihan Telkom lantai satu Gedung Witel Sulbagteng itu menjadi bagian dari komitmen Telkom untuk memperkuat kapasitas UMKM dalam menjaga reputasi usaha dan membangun kepercayaan pelanggan di era digital.

Manager Shared Service & General Support Telkom Witel Sulbagteng, David Victor, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa pelaku UMKM tidak hanya dituntut mampu berjualan secara digital, tetapi juga harus siap menghadapi dinamika komunikasi publik yang berkembang sangat cepat.

"Kemampuan merespons secara tepat di ruang digital merupakan kunci mempertahankan kepercayaan dan reputasi usaha," ungkapnya.

Pelatihan menghadirkan Dyah Fitria Kartika Sari, S.I.Kom., M.I.Kom., Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako, sebagai narasumber utama. Melalui materi bertajuk “Komunikasi Krisis UMKM: Cara Menangani Komentar Negatif dan Krisis Online”, Dyah menjelaskan bahwa UMKM sering kali berhadapan dengan keterbatasan sumber daya sehingga lebih rentan mengalami krisis reputasi, terutama ketika muncul komentar negatif di media sosial atau platform ulasan pelanggan.

Dyah memaparkan sejumlah pendekatan strategis, antara lain memberikan tanggapan terbuka dan profesional, menawarkan solusi yang dapat dieksekusi, serta menghindari tindakan reaktif seperti menghapus komentar yang dapat menimbulkan persepsi buruk di mata publik.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan kanal digital seperti Instagram, X, dan Google My Business untuk memantau respons konsumen secara real-time sekaligus membangun ruang komunikasi yang transparan.

Melalui program ini, Telkom Witel Sulbagteng dan Rumah BUMN berharap para pelaku UMKM mampu menerapkan strategi komunikasi krisis yang tepat guna menjaga citra usaha di tengah dinamika digital yang semakin cepat. Inisiatif ini sekaligus mempertegas peran Telkom dalam mendorong daya saing dan ketahanan UMKM di era informasi yang terbuka. (***)