
PALU, SARARAMEDIA.ID - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Kota Palu menjadi momen bersejarah bagi sekitar 3.000an pegawai Pemerintah Kota Palu yang resmi dikukuhkan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024.
Pengukuhan berlangsung khidmat pada Sabtu (27/9/2025), ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada perwakilan PPPK oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan, bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid dan sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Zudan menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan khusus bagi Pemerintah Kota Palu dan para PPPK.
"Pertama, saya atas nama BKN RI mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-47 untuk Kota Palu. Semoga semakin maju, makmur, sejahtera, dan memberi manfaat besar bagi bangsa dan negara," ucapnya.
Ia menegaskan, pengukuhan PPPK harus disyukuri sebagai amanah yang besar.
"Ini adalah nikmat dari Allah SWT yang wajib disyukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan bekerja sungguh-sungguh sebagai bagian dari sistem ASN. Sejak diangkat sebagai PPPK, anak-anakku semua telah menjadi anggota Korpri, sama seperti ASN lainnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Zudan mengingatkan pentingnya integritas, profesionalisme, serta penguasaan regulasi dalam menjalankan tugas.
"Semua pikiran kita harus berlandaskan BerAKHLAK dan Panca Prasetya Korpri. Jangan pernah berhenti belajar dan pahami aturan dasar, mulai dari UU Administrasi Pemerintahan, UU ASN, PP Manajemen PNS dan PPPK, hingga aturan disiplin ASN. Dengan begitu, kita bisa memberi kinerja terbaik untuk Kota Palu dan Indonesia," tegasnya.
Ia juga menambahkan, meski pengukuhan digelar di bawah hujan, semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama.
"Perasaan sejiwa dan sehati membuat kita terus berkarya bagi negeri yang kita cintai, Republik Indonesia," tandasnya.
Pengukuhan ribuan PPPK ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Kota Palu. Selain memperingati hari jadi ke-47, momentum ini juga menegaskan komitmen penguatan sumber daya aparatur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Acara ditutup dengan pelepasan 47 ekor burung merpati oleh para pejabat yang hadir, sebagai simbol harapan akan kemajuan dan kesejahteraan Kota Palu ke depan. (Hms)