Sarara Media
Fathur Razaq Inisiasi Kemah Kepemudaan di Parigi Moutong
Monday, 18 Aug 2025 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PARIGI MOUTONG, Sararamedia.id - Koordinator Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menginisiasi Kemah Kepemudaan untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada 14-17 Agustus 2025 di Desa Taipa Obal, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, ini menghadirkan ratusan pemuda, masyarakat lokal, serta tokoh desa dalam suasana penuh kebersamaan.

Rangkaian kemah diisi dengan diskusi kepemudaan, bakti sosial, hingga edukasi kebangsaan, menjadikannya bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga ruang pembelajaran dan penguatan peran generasi muda sebagai garda terdepan menjaga persatuan serta melestarikan nilai-nilai nasionalisme.

Beberapa agenda menarik turut mewarnai kegiatan, mulai dari sesi sharing bersama Fathur Razaq, program “Desa Mengabdi” yang dipadukan dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan penanaman pohon bambu, hingga materi khusus mengenai pemberdayaan perempuan dan mitigasi bencana.

Kemeriahan semakin terasa dengan beragam lomba bernuansa budaya lokal, seperti musikalisasi puisi, pidato bahasa daerah, vokal grup, hingga lomba video kreatif. Hampir seluruh lomba mendorong penggunaan bahasa daerah, sebagai upaya menumbuhkan rasa bangga sekaligus menjaga kelestarian bahasa ibu.

Dalam sambutannya, Fathur Razaq menegaskan bahwa semangat ini lahir dari keinginan untuk menghidupkan kembali tradisi gotong royong di kalangan pemuda.

``Kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan upacara, tetapi juga dengan aksi nyata yang menyatukan pemuda dan masyarakat. Lewat kemah ini, kita belajar bersama, mengabdi, dan meneguhkan komitmen untuk Indonesia yang lebih baik,`` tegasnya.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, Fathur yang juga Bendahara Umum BPD Hipmi Sulawesi Tengah memberikan bantuan usaha bagi tiga warga dan peserta kemah. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus untuk mengembangkan usaha kecil serta mendorong kemandirian ekonomi desa. Ia menambahkan, Hipmi akan terus hadir hingga pelosok daerah dengan dukungan yang menumbuhkan semangat wirausaha.

Kemah ini dirancang tidak hanya mempertemukan sesama pemuda, tetapi juga mendekatkan mereka dengan kehidupan masyarakat desa. Melalui interaksi sehari-hari, kerja bakti, dan berbagi pengalaman, peserta diajak memahami nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kearifan lokal yang menjadi modal membangun karakter generasi muda.

Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi. Anak-anak, remaja, hingga tokoh desa ikut serta, menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antargenerasi. Kehadiran Rembuk Pemuda Sulteng pun disambut baik sebagai langkah nyata mendekatkan pemuda dengan akar sosialnya.

Kemah Kepemudaan di Taipa Obal menjadi momentum penting meneguhkan peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Dengan spirit kebersamaan dan cinta tanah air, Fathur Razaq berharap semangat yang lahir dari desa ini dapat menginspirasi pemuda di seluruh Sulawesi Tengah. (***)