
FOTO : Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae.,S.Sos.,M.Si saat pemaparan di Hadapan Pihak BWSS III, Rabu sore, 13 Agustus 2025. (Dok/Hms)
PALU, Sararamedia.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Palu sepakat memperkuat kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air demi mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah. Kesepakatan ini terjalin melalui pertemuan strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, bersama pihak BWSS III beserta jajarannya.
Pertemuan yang berlangsung di Palu ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar Tjeho, Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi, Wakil Ketua I, Ilham, Ketua Komisi III, Herman Latabe dan Anggota DPRD, Alias Idrus, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Rizal menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama di bidang pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air.
``Pemerintah Kabupaten Sigi siap berkolaborasi dengan BWS Sulawesi III, dengan tetap mengacu pada kewenangan masing-masing, demi tercapainya pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,`` ujar Rizal di Palu, Rabu sore, (13/8/2025) waktu setempat.
Salah satu agenda utama pembahasan adalah optimalisasi pemanfaatan air dari Sungai Lariang dan Sungai Palu, dua sumber air vital bagi pertanian dan kehidupan masyarakat Sigi. Rizal juga menyoroti urgensi normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir, meningkatkan kapasitas irigasi, serta menjaga kelestarian ekosistem daerah aliran sungai (DAS).
Kepala BWSS III, Medya Ramdan, menyambut baik langkah ini dan menilai bahwa kolaborasi erat dengan pemerintah daerah akan mempermudah penyesuaian program kerja di lapangan.
``Pemerintah daerah tentu lebih memahami kondisi dan karakter wilayahnya. Pertemuan seperti ini sangat membantu dalam menyelaraskan program kami di Kabupaten Sigi,`` ungkapnya.
Sebagai catatan, Sungai Palu yang berhulu di Pegunungan Kulawi memiliki panjang sekitar 90 km dan DAS seluas 3.070 km⊃2. Sungai ini mengalir melalui jalur patahan sesar Palu-Koro dan memiliki banyak anak sungai penting, seperti Gumbasa, Larono, Sangkulera, Saluki, Saluri, Wuno dan Lewara.
Melalui koordinasi yang semakin solid, Pemkab Sigi dan BWSS III optimistis dapat mengelola sumber daya air secara lebih efektif, sehingga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah. (Hms)