Sarara Media
Sulteng Berdering, Blank Spot Dikebut
Wednesday, 30 Jul 2025 16:00 pm
Sarara Media

Sarara Media

PALU, Sararamedia.id - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama sejumlah mitra penyedia layanan telekomunikasi, Kamis (31/7/2025) pagi, bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng. Rakor ini difokuskan pada percepatan pengentasan wilayah blank spot atau area tanpa jaringan telekomunikasi di seluruh penjuru Sulawesi Tengah.

Rakor ini menjadi bagian penting dari implementasi Program Berani Berdering, sebuah inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menghadirkan akses konektivitas digital yang merata hingga ke pelosok daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng, Wahyu Agus Pratama dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan penyedia layanan telekomunikasi, antara lain Telkom, Telkomsel, Dewata Net, Lintas Arta, Icon+ dan Indosat.

Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan bahwa pemerataan akses jaringan bukan sekadar soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan bagian dari percepatan transformasi digital untuk semua lapisan masyarakat.

``Konektivitas digital yang merata adalah kunci agar masyarakat di wilayah terpencil bisa menikmati layanan publik berbasis teknologi, mengakses informasi secara adil, serta meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas mereka,`` ungkap Wahyu.

Wahyu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para penyedia layanan telekomunikasi dalam memetakan dan menangani titik-titik blank spot yang masih cukup banyak di Sulteng.

Para mitra provider menyambut baik forum koordinatif ini dan menyampaikan komitmen untuk mendukung penuh Program Berani Berdering. Mereka siap mempercepat pengembangan infrastruktur jaringan, melakukan pemetaan wilayah prioritas, serta meningkatkan kolaborasi teknis secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah.

``Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Sulteng. Kolaborasi seperti ini menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan layanan telekomunikasi ke daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau,`` ujar salah satu perwakilan operator.

Rakor ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam mempercepat pembangunan infrastruktur digital yang inklusif, merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. (***)