Sarara Media
Terima SK Nahkodai Partai Gema Bangsa Sigi, Syaban Usung Desentralisasi Politik 
Monday, 28 Jul 2025 00:00 am
Sarara Media

Sarara Media

SIGI, Sararamedia.id - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gema Bangsa Kabupaten Sigi, Moh. Sya'ban Said Lawia, secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam kegiatan kursus politik kader dan  inaugurasi Partai Gema Bangsa Provinsi Sulawesi Tengah yang dihadiri langsung Ketua Umum dan Sekjen, Ahmad Rofiq dan Muhammad Sopiyan serta beberapa unsur Wakil Ketua, hingga OKK DPP yang digelar di Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, pada 25-27 Juli 2025 lalu.

Dalam kegiatan tiga hari dua malam yang dirangkaikan dengan pelatihan kader dan pembekalan politik, Ketua DPD terpilih Sya'ban, menceritakan proses dinamika awal terbentuknya struktur Gema Bangsa di Sigi.

Menurutnya, awal mula bergabung dengan Gema Bangsa berangkat dari pertemuan informal di Jakarta bersama beberapa tokoh politik yang tak bisa ia sebutkan satu per satu, dengan semangat membangun partai baru yang benar-benar memberi ruang politik dari bawah.

``Awalnya saya hanya ditawari sebagai sekretaris oleh salah satu tokoh politik di Sigi yang saat itu memegang mandat. Tapi karena situasi mendesak, dan yang bersangkutan tidak lagi responsif, DPW akhirnya menggelar rapat luar biasa dan menarik mandat, lalu menunjuk saya sebagai ketua,`` ungkap Sya'ban pada Sarara Media Via WhatsApp, Senin malam, (28/7/2025).

Setelah resmi menerima mandat, dalam waktu kurang dari satu minggu, ia berhasil menyusun struktur kepengurusan lengkap hingga tingkat kecamatan dengan total 23 orang pengurus dari seluruh wilayah di Kabupaten Sigi.

Ia menegaskan bahwa Gema Bangsa hadir sebagai partai baru dengan semangat dan pola berbeda dari partai-partai besar lainnya. Salah satu keunggulan utama Gema Bangsa adalah konsep desentralisasi penuh, di mana DPP tidak mencampuri urusan internal dan pengambilan keputusan di tingkat daerah.

``Gema Bangsa adalah satu-satunya partai di Indonesia yang memberikan kewenangan penuh kepada DPW dan DPD hingga DPC, tanpa intervensi dari pusat, termasuk dalam menentukan calon kepala daerah,`` tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa sistem tanpa mahar dalam pencalonan menjadi kekuatan moral yang dimiliki Gema Bangsa.

``Tidak ada transaksi politik. Mau jadi calon, tidak perlu bayar mahal. Kalau partai lain rekomendasi bisa dibeli, di Gema Bangsa, rekomendasi itu hak penuh daerah bila memenuhi syarat,`` ujarnya.

Mantan Sekjen Partai Perindo yang kini menjadi bagian dari DPP Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, lanjut Sya'ban, turut membawa pengalaman untuk membangun partai ini dari pengalaman panjang di dunia politik Nasional.

Lebih lanjut, ia menyebut target jangka pendek DPD Gema Bangsa Sigi adalah menyelesaikan verifikasi faktual dan memastikan struktur 100 persen terbentuk di 16 kecamatan, serta menyiapkan bakal calon legislatif berkualitas menuju Pemilu 2029 mendatang.

Ia juga menyatakan, Gema Bangsa terbuka untuk kolaborasi lintas warna dan partai dalam pembangunan Sigi, asalkan tetap menjunjung mekanisme internal yang transparan dan tidak memberatkan. (***)