
SIGI, Sararamedia.id - Momen bersejarah terjadi di Desa Olu, Kecamatan Lindu, Jumat (8/7/2025) sore. Untuk pertama kalinya, listrik resmi menyala, menandai titik terang baru bagi ratusan warga yang selama ini hidup dalam gelapnya keterbatasan.
Kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, serta Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi, Ketua TP-PKK Sigi, Siti Halwiah, Wakil Ketua TP-PKK, Roro Istanti Pongi, disambut hangat oleh masyarakat setempat. Dengan menyeberangi Danau Lindu menggunakan perahu, rombongan datang membawa semangat perubahan dan masa depan yang lebih cerah.
Dengan menekan tombol peresmian, Gubernur Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, serta Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi, Kapolres Sigi, Dandim 1306 Kota Palu, Kajari Sigi, pihak DPRD Sigi, beserta pihak PLN, secara simbolis menyalakan listrik untuk Desa Olu, Dusun Paku (Desa Anca), dan Dusun Palili (Desa Tomado). Pembangunan jaringan listrik ini mencakup:
• 23 kilometer Saluran Tegangan Menengah
• 7,6 kilometer Jaringan Tegangan Rendah
• 3 gardu distribusi berkapasitas total 450 kVA
Proyek ini terwujud berkat kolaborasi antara Pemprov Sulteng, Pemkab Sigi, dan PLN melalui program “Berani Menyala”. Hadir dalam peresmian, Manajer PLN UP2K Sulteng Rahmatan, dan Manajer PLN UP3 Palu Ansar, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak.
``Ini kolaborasi nyata dari desa sampai pusat. Hari ini, bukan cuma listrik yang menyala tapi juga harapan warga,`` ujar Rahmatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap keindahan Lindu.
``Dulu saya cuma dengar cerita. Sekarang saya lihat sendiri: Lindu itu luar biasa. Alamnya indah, potensinya besar,`` ujarnya penuh semangat.
Lebih dari sekadar peresmian, Gubernur juga membawa visi besar: menjadikan Lindu sebagai poros baru pembangunan. Ia menggelorakan program prioritas BERANI, termasuk:
• Berani Lancar: membuka konektivitas dengan pembangunan jalan Kalukubula-Gimpu
• Berani Berdering: menghadirkan jaringan telekomunikasi di wilayah blank spot
• Cetak Sawah 10.000 Hektare: menjadikan Lindu lumbung pangan masa depan
Tak ketinggalan, sektor pariwisata juga jadi perhatian serius. Gubernur menyebut akan mendorong pembangunan SMK pariwisata, pelatihan pemandu lokal, serta pengembangan homestay berbasis budaya agar Lindu bisa tampil sebagai destinasi wisata kelas dunia.
``Kita tidak boleh datang hanya sekali. Lindu butuh keberlanjutan. Hari ini kita bawa listrik, besok kita bawa jalan, pendidikan, dan masa depan!,`` tegasnya.
Bupati Sigi, Rizal Intjenae, menyambut peresmian ini dengan penuh semangat.
``Bapak Gubernur yang kasi menyala, torang yang sambung. Ini bentuk nyata sinergi kita untuk membangun Sigi dari desa-desa terpencil,`` ucapnya.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan keluarga, Ketua TP-PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan juga menyerahkan bantuan penanganan stunting kepada TP-PKK Kabupaten Sigi, bagian dari program “Berani Sehat” untuk generasi yang lebih kuat.
Peresmian listrik ini menjadi simbol awal dari transformasi besar di Lindu—bukan hanya soal cahaya, tapi juga akses, konektivitas, pendidikan, ekonomi, dan harapan.
``Ini bukan sekadar peresmian. Ini langkah awal. Kita bawa terang ke desa, kita bawa harapan ke masa depan``. tutup Gubernur Anwar Hafid, disambut tepuk tangan warga. (***)