
PALU, Sararamedia.id - Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah dan Pemutakhiran Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP serta Penguatan Integritas Pelayanan Publik. Kegiatan yang berlangsung di Aston Hotel Palu pada Senin pagi, (16/6/2025), ini menjadi momentum strategis dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan pelayanan publik yang berkualitas.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Inspektur Inspektorat Kabupaten Sigi, Andi Wulur, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan yang hadir. Ia menegaskan bahwa tema besar rapat koordinasi kali ini sangat relevan, yakni “Pemutakhiran Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP serta Penguatan Integritas Pelayanan Publik Menuju Pemerintahan Bersih dan Akuntabel.”
Andi Wulur menjabarkan tiga fokus utama dalam kegiatan ini yakni optimalisasi tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan APIP, penguatan integritas pelayanan publik daerah, serta peningkatan efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah.
Sepanjang tahun 2024, Inspektorat Kabupaten Sigi mencatat capaian signifikan dalam pengawasan, antara lain: tindak lanjut rekomendasi BPK sebesar 81,77%, tindak lanjut rekomendasi APIP mencapai 100%, serta penilaian kapabilitas APIP di Level 3. Penilaian Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) mencapai skor 3,69, Manajemen Risiko Instansi Pemerintah (MRIP) sebesar 3,1, dan Indeks Pengendalian Korupsi (IPK) berada pada skor 2,67 dengan rekomendasi penguatan efektivitas implementasi.
Inspektorat juga telah menyelesaikan 318 laporan pengawasan yang meliputi audit kinerja, audit kepatuhan, audit pengadaan barang dan jasa, audit investigasi, evaluasi, review, pengawasan inflasi, dan pemantauan tindak lanjut. Dukungan pengawasan diperkuat oleh 41 auditor, termasuk 14 auditor fungsional, 27 Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (PPUPD), serta tenaga fungsional perencana dan administrasi pengawasan.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Wulur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan dan menjaga konsistensi integritas pelayanan publik. Ia juga menekankan pentingnya dukungan fasilitas kerja dari pemerintah daerah agar fungsi pengawasan dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, memberikan apresiasi atas kerja keras Inspektorat dan semua pihak yang terlibat dalam pengawasan daerah. Ia menyoroti pentingnya pengawasan hingga tingkat desa dan sekolah demi memastikan penggunaan dana yang efektif, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan infrastruktur.
``Pengawasan bukan sekadar administrasi, tetapi bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Misalnya, perhatian kita terhadap kondisi SMP Negeri 6 Sigi yang memerlukan perbaikan segera,`` ujar Bupati Rizal.
Bahkan, Bupati mengajak perangkat daerah dan pemerintah desa untuk bersinergi mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Rizal juga menegaskan perlunya gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan pembangunan di Kabupaten Sigi. Ia menargetkan perubahan signifikan di desa-desa dalam 10 tahun ke depan dengan pemanfaatan dana desa secara efektif dan transparan.
``Kita harus pastikan dana desa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Saya berkomitmen terus melakukan evaluasi dan perbaikan demi kemajuan Sigi yang lebih baik``. pungkasnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sigi, Kapolres Sigi, Dandim 1306 Kota Palu (diwakili Perwira Penghubung), Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah, para pengawas internal, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Camat, kepala Puskesmas, serta kepala desa se Kabupaten Sigi.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antar lembaga dalam menjaga prinsip akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan publik prima di Kabupaten Sigi. (***)