Sarara Media
Gema Cinta Guru Tua Menggetarkan Nusantara
Saturday, 12 Apr 2025 00:00 am
Sarara Media

Sarara Media

PALU, Sararamedia.id - Lautan manusia membanjiri kompleks Perguruan Besar (PB) Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Sabtu (12/4/2025) pagi. Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia Timur, memenuhi undangan hati untuk menghadiri Puncak Haul ke 57 Al Habib Idrus bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, ulama besar yang menjadi pilar pendidikan dan dakwah Islam di kawasan timur Nusantara.

Haul akbar ini menjadi momentum sakral tahunan yang diselenggarakan PB Alkhairaat guna mengenang perjuangan monumental Guru Tua seorang pendidik sejati yang mendirikan lebih dari 400 madrasah tanpa mengandalkan dana pemerintah dan mengabdikan hidupnya demi ilmu dan iman.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati, Samuel Yansen Pongi, turut hadir di tengah-tengah ribuan umat yang tumpah ruah, menunjukkan kedekatan dan komitmen mereka dalam menjaga nilai-nilai perjuangan Guru Tua.

Dalam suasana penuh khidmat, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyerukan pentingnya meneruskan visi besar Guru Tua. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.

``Ia pendidik sejati dengan segala kemandirian. Beliau mampu melahirkan lebih dari 400 madrasah tanpa bantuan APBD hingga akhir hayatnya. Ini adalah bukti dedikasi luar biasa seorang ulama untuk bangsa dan umat,`` ujar Anwar penuh penghormatan.

Lebih dari sekedar apresiasi, Gubernur Anwar menyatakan dukungan penuh agar Guru Tua ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Seruan ini disambut takbir dan tepuk tangan meriah dari para peserta haul, menciptakan gelombang semangat yang menggugah.

``Saya mendukung sepenuhnya dan mendorong pemerintah pusat menetapkan Habib Idrus (Guru Tua) sebagai Pahlawan Nasional,`` tegasnya.

Menanggapi insiden penghinaan terhadap Guru Tua yang sempat mencuat, Anwar mengajak umat untuk tetap bersikap bijak dan menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang telah bergerak cepat.

Haul ke 57 ini juga menjadi ajang silaturahmi tokoh-tokoh bangsa. Hadir di antaranya Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, serta para legislator Nasional seperti Longki Djanggola, Muhidin Mohamad Said dan Abcandra Muhammad Akbar, Wakil Ketua MPR RI.

Tak ketinggalan juga Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dan sejumlah kepala daerah, hingga ulama-ulama besar serta tokoh Nasional seperti Gus Miftah, Ketua Umum GP Ansor dan Ustadz Fadlan Garamatan turut memberi warna dalam perhelatan agung ini.

Ribuan Abnaul Khairaat alumni dan simpatisan Alkhairaat turut serta dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa semangat Guru Tua tidak pernah redup. Justru terus menyala, menjadi suluh bagi umat dan bangsa. (***)