15 Kelompok Penari Warnai Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Dolo Lewat Tari Pamonte
- By REDAKSI --
- Sunday, 31 Aug, 2025
SIGI, Sararamedia.id - Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Dolo di Lapangan Desa Tulo, Sabtu malam (30/8/2025), berlangsung semarak. Sebanyak 15 kelompok penari lokal tampil memukau dengan membawakan Tari Pamonte, sebuah tarian tradisional yang telah lama menjadi identitas masyarakat Sulawesi Tengah.
Tari Pamonte lahir dari kehidupan masyarakat Kaili yang agraris. Gerakannya terinspirasi dari kebiasaan para gadis di masa lampau saat menuai padi, mencerminkan nilai kebersamaan, kegembiraan, dan gotong royong. Sejak diciptakan pada tahun 1957 oleh maestro seni asal Sulawesi Tengah, (alm) Hasan M. Bahasyuan, tarian ini terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Keindahan Tari Pamonte tak hanya terletak pada geraknya yang lincah, tetapi juga pada lagu pengiring berbahasa Kaili, yang membuat penonton larut dalam suasana meriah. Tak heran, setiap kali ditampilkan, tarian ini selalu menghadirkan nuansa kebahagiaan bagi penikmatnya, khususnya masyarakat Lembah Palu.
Direktur Utama Hasan Bahasyuan Institute (HBI), Zulfikar Usman belum lama ini menegaskan, bahwa pihaknya terus mengawal dan mengadvokasi karya-karya almarhum agar tidak disalahgunakan maupun dieksploitasi.
``Selain menjaga hak cipta karya beliau, HBI juga selalu mendukung kegiatan seni budaya seperti ini. Adapun pemegang hak cipta sah Tari Pamonte adalah ahli waris tunggal, yaitu Bapak Saiful Bahri Bahasyuan,`` ujarnya.
Kehadiran Tari Pamonte di panggung MTQ Kecamatan Dolo bukan hanya menambah kemeriahan acara, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan warisan budaya leluhur, agar tetap hidup dan dicintai lintas generasi. (***)
