PKK dan Posyandu Sigi Bersatu untuk Indonesia Emas

SIGI, Sararamedia.id - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, secara resmi mengukuhkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta melantik Tim Pembina Posyandu se Kabupaten Sigi untuk masa bakti 2025-2030. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 53 Tingkat Kabupaten Sigi yang digelar di Aula Kantor Bupati, Desa Bora, pada Senin, (26/5/2025) siang.

Dalam sambutannya, Bupati Rizal mengucapkan selamat kepada para pengurus baru dan menyampaikan harapannya agar mereka mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

``Saya berharap TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan visi Kabupaten Sigi yang mandiri dan berkelanjutan,`` ujar Rizal.

Bupati menekankan bahwa TP-PKK dan Posyandu memegang peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat. Ia mendorong agar program kerja TP-PKK selaras dengan visi-misi pemerintah daerah, termasuk mendorong inovasi seperti digitalisasi administrasi PKK, pelatihan UMKM berbasis penanganan stunting, hingga gerakan cinta keluarga dan lingkungan.

``Bangun kolaborasi lintas sektor dari OPD, desa, kader akar rumput hingga dunia usaha. Terus bergerak dan adaptif terhadap zaman,`` tegas Rizal.

Terkait peran Posyandu, Rizal mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang menekankan pentingnya Posyandu dalam menyelenggarakan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM): pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, perlindungan sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

``Tim Pembina Posyandu perlu menyusun program kerja yang sistematis dan selaras dengan enam SPM agar layanan masyarakat berjalan efektif dan berkelanjutan,`` katanya.

HKG PKK ke 53 tahun ini mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”. Rizal menilai tema ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini, terutama dalam memperkuat peran keluarga sebagai pondasi generasi emas Indonesia 2045.

``Dari tangan ibu-ibu PKK lahir perubahan sosial yang nyata keluarga sehat, anak-anak terdidik, perempuan berdaya, dan lingkungan yang mandiri,`` ujar Rizal penuh semangat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program PKK dan Posyandu secara kolaboratif, tidak hanya secara administratif, tetapi juga dalam bentuk gerakan nyata yang berdampak langsung.

``Dengan semangat gerak PKK, mari kita wujudkan Sigi yang maju, mandiri, berkelanjutan, dan unggul. Penguatan ekonomi kerakyatan harus dimulai dari keluarga yang sehat dan berdaya``. tutupnya. (***)


Comment As:

Comment (0)